"Larisa." Sakra menyebut nama Larisa dengan sedikit panik ketika mereka berjalan di gurun.
Tidak perlu bertanya ada apa, Larisa juga sudah melihat dari kejauhan sana, sinyal dari Mia menyala. Dengan kata lain, Demetrio terbangun.
"Ayo bergegas." Larisa mempercepat langkahnya dan mengabaikan dingin yang menusuk. Ia tentu berharap dalam hati jika Demetrio tidak sampai di kamarnya sebelum Larisa datang, tapi Larisa juga sudah menyiapkan alasan dan pencegahan.
Sementara di sisi lain, Demetrio berjalan melewati lorong. Langkah tenang, tidak terburu-buru mencapai kamar Larisa.
Sejak bangun, aku punya firasat dia tidak ada di kamarnya.
Demetrio cukup yakin bahwa Larisa sedang pergi. Menjelaskannya akan sangat merepotkan, tapi jika Larisa merencanakan sesuatu, di tempat asing ini, mau tidak mau dia harus melakukannya sendiri.
Yah, kecuali kalau Demetrio salah duga.
Langkah demi langkahnya terdengar samar di sepanjang lorong. Berbelok semakin mendekati kamar Larisa, sebelum berhenti tepat di depan pintunya.
Demetrio tersenyum memikirkan apa yang mungkin sedang Larisa lakukan. Tangannya terangkat, berencana mengetuk pintu ketika tiba-tiba pintu itu ditarik terbuka dari dalam.
Bersamaan dengan Demetrio terkejut, wajah istrinya juga terkejut.
"Demetrio?" Larisa yang pucat mengerutkan kening. "Apa yang kamu lakukan di depan kamarku?"
Aku salah? Demetrio meragukan kesalahannya sendiri.
Tapi sejurus kemudian pria itu tersenyum. "Memangnya aneh suami mendatangi istrinya saat bulan madu? Tidur beda kamar justru lebih aneh."
"Begitu." Larisa berucap cuek, melewati Demetrio begitu saja.
"Kamu ingin ke mana?"
"Apa lagi? Membuat minuman hangat."
"Tinggal suruh pelayanmu, kan?"
"Keduanya sudah tidur. Mereka juga punya hak beristirahat."
Demetrio menatap isi kamar Larisa sementara wanita itu semakin menjauh. Isinya rapi dan tidak ada tanda-tanda Larisa baru saja keluar.
Walau sulit percaya, nampaknya Demetrio memang salah duga. Atau Larisa baru akan keluar besok?
"Kalau begi…
Balas Dendam Pada Suami Gila
19. Tidak Lucu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 37 Episodes
Comments