12. Pilihan Bulan Madu

Pagi itu, Larisa turun untuk bergabung dalam acara sarapan bersama keluarga barunya. Mia memperindah penampilannya agar terlihat cantik dan anggun dengan memakai pakaian mewah sederhana sehingga tampak elegan namun tidak sombong.

"Lihat, istriku sudah turun." kata Demetrio sambil berdiri, menarik kursi di sebelahnya untuk Larisa. "Duduk di sini, Sayang."

Larisa tersenyum tanpa bicara, duduk dan mengamati. Ayah, ibu, kakek, kedua saudara dan saudari Demetrio semuanya sudah duduk di sana. Saat dilihat dengan sekilas, nampak jelas perasaan mereka. Keluarga ini sepenuhnya tahu dan paham bahwa pernikahan Demetrio semata untuk keuntungan semata diluar kasih sayang.

"Larisa," kata Mama Mertuanya saat pertama kali membuka suara. "Kamu menghabiskan waktu di kamarmu sejak kemarin."

"Padahal seharusnya kamu ke kamar pengantin." lanjut Mama Mertua.

"Demetrio tidak mengajak saya." jawab Larisa dengan formal karena wanita ini tidak pernah menyuruhnya untuk bersikap santai.

"Mama, aku bukan orang mesum yang tidak bisa menahan diri padahal baru mengadakan pesta seharian penuh." ujar Demetrio sambil tertawa. "Tenanglah. Aku dan Larisa punya banyak gaya referensi. Benar kan, Sayang?"

Larisa hanya tersenyum.

"Kenapa tidak ada yang membahas masalah Viviane kemarin?" tanya adik perempuan Demetrio, Rihana. "Aku rasa itu jauh lebih penting dibahas daripada urusan malam pertama Kakak."

"Tidak juga," jawab Demetrio santai. "Bukankah sudah jelas Viviane hanya gila?"

Semua orang di sana, terutama saudara-saudara Demetrio, kompak berpikir bahwa kakak mereka sangat menyeramkan. Tidak ada yang meragukan bahwa semua itu perbuatan Demetrio sendiri.

Bahkan mereka sempat berpikir bahwa Demetrio sengaja melakukan itu untuk membatalkan lagi pernikahannya, namun semua pemikiran itu tidak disuarakan. Sebab Demetrio memang seperti itu dan tidak ada yang berharap dia berubah menjadi lebih waras.

"Lalu?" kata kakek Demetrio, Albert. "Kamu ingin berbulan madu ke mana?"

Demetrio melirik Larisa. "Entahlah.…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!