Serena memasuki sebuah ruangan megah dengan kemarahan yang terpancar jelas dari sorot matanya. Tanpa peduli lagi dengan yang namanya sopan santun, wanita itu masuk seraya membanting pintu diiringi suara lantangnya.
''Apa maksud semua ini?" Serena melempar berkas yang ada di tangan ke arah mantan suaminya.
''Aku tau ini cuma akal-akalanmu saja, ‘kan? Kau mau balas dendam padaku," teriaknya berapi-api.
"Maafkan saya, Tuan. Saya berusaha mencegahnya tapi—'' Ucapan Meisha—Sekretaris pribadi Arnold terpaksa terhenti saat sang atasan mengangkat satu tangannya.
Arnold memberi isyarat untuk meninggalkan mereka berdua. Meisha pun mengangguk, kemudian berlalu keluar ruangan.
''Kenapa kau diam? Dugaanku benar, ‘kan?"
Arnold hanya menyilangkan tangan disertai tatapan angkuh menikmati peran antagonis yang tengah dimainkan mantan istrinya.
"Aku hanya meminta kembali sisa pemberianku," jawab pria tua itu dengan santai.
"Sisa apalagi? Semua kartu kredit dan tas mewah pemberianmu masih tersimpan rapi di unit itu. Kau juga menyita mansion dan beberapa aset yang kau beri, apa itu masih kurang?" Serena berteriak dengan nafas memburu seolah habis lari maraton puluhan kilometer.
Wanita itu tak bisa lagi untuk menahan kesabaran, karirnya berada diambang kehancuran. Sebelum datang kemari, Serena telah menerima banyak pembatalan kontrak kerja sama beberapa brand ambassador yang akan berlangsung bulan depan. Mereka semua meminta pengembalian uang muka yang bernilai fantastis yang sudah masuk ke rekening wanita itu. Dalam satu hari, dia mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
"Jelas kurang! Kau pikir aku tidak mengkalkulasi uang bulanan yang kukirimkan selama kau menjadi istriku. Belum lagi, uang jalan-jalanmu keluar negeri bersama para geng sosialtamu itu. Aku hanya meminta separuh dari jumlah keseluruhan, Serena. Aku masih bermurah hati padamu."
"Dasar perhitungan! Aku tidak mau bayar. Anggap saja nominal itu setara dengan bayaran dari pelayananku selama menjadi istrimu. Aku gak mau…
Pesona Istri Simpanan
9. Kau Licik, Arnold Smith!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments