Setelah hampir 45 menit berkendara, taksi yang ditumpangi Serena dan Aurel akhirnya tiba di sebuah ruko kosong yang terletak di pinggiran kota. Serena menatap lekat bangunan usang yang masih berdiri kokoh itu. Lumut-lumut hitam tampak menghiasi bagian depan bangunan tersebut, belum lagi nama ruko yang dipenuhi karat yang terpajang pada papan besi di bagian depan, sangat menunjukkan jika bangunan itu telah lama ditinggalkan. Beruntung lokasi ruko berada di tempat yang lumayan strategis, lebih tepatnya berada di area perumahan dan pasar yang buka selama 24 jam.
''Ini perlu perbaikan pada beberapa bagian, Ser. Kamu yakin mau nempatin tempat ini?" tanya Aurel seraya menelisik bangunan tersebut, "kalau ragu mending gak usah turutin saranku. Yuk, aku bantu cari tempat yang lebih layak."
Aurel berniat menarik tangan sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu. Akan tetapi, Serena segera mencegahnya.
''Aku akan perbaiki tempat ini."
"Kamu serius, Ser? Tempat ini lumayan lama terbengkalai, lho ... Emang kamu gak takut?"
''Takut apa?" tanya Serena dengan kening berkerut. Dia masih belum memahami perkataan sahabatnya.
"Ya itu ... Kalau rumah dibiarkan kosong dalam waktu lama pasti bakal ada—'' Wanita itu menggantungkan ucapan, ekor matanya tampak melirik area sekitar dengan tangan menyentuh leher ketika bulu kuduknya serasa meremang.
''Ada hantu, gitu?"
Aurel tidak lagi menjawab hanya anggukan pelan sebagai jawaban. Serena menggeleng pelan, tidak habis pikir dengan wanita ini, masih sempat-sempatnya Aurel berpikiran tentang hal-hal seperti itu.
"Kagak ada yang namanya hantu. Emang hantunya mau ketemu sama gue? Yang ada itu hantu kena mental duluan," sahut Serena dengan ketus.
Aurel tergelak mendengarnya.
''Udah, gak usah mikir aneh-aneh. Yuk, masuk ... kita lihat-lihat bagian dalam."
Serena berjalan lebih dulu menuju pintu. Tangannya segera membuka kunci yang sempat dia ambil sebelum berangkat tadi. Wanita itu tampak kesulitan saat memutar kunci pada gembok yang terpasang. Mungki…
Pesona Istri Simpanan
14. Awal Kebangkitan Serena
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments