"Rover, apa kau sudah mengurus semua persiapan untuk acara ulang tahun stasiun televisi kita pekan depan?" tanya Arnold tanpa mengalihkan perhatian dari berkas-berkas yang ada di tangan.
''Sudah, Tuan."
''Saya tidak mau ada yang terlewat sedikitpun, termasuk urusan konsumsi. Karena itu bagian paling penting."
''Meisha sedang mengurusnya, Tuan. Dia bahkan punya rekomendasi toko kue terbaru di pinggiran kota. Baru sebulan buka tapi mampu menggaet banyak pelanggan."
Arnold mengalihkan arah pandangnya merasa tertarik dengan informasi yang disampaikan asistennya.
"Oh, ya? Coba pesankan! Saya penasaran ingin mencicipinya. Kalau cocok di lidah saya, kita pesan dalam jumlah besar untuk acara pekan depan."
''Baik, Tuan. Kebetulan mereka juga membuka pemesanan secara online. Akan segera saya pesankan."
"Bagus! Aku ingin saat makan siang sudah ada di sini. Sekarang, kau boleh keluar."
Rover tampak mengangguk hormat sebelum keluar dari ruangan megah itu.
...----------------...
Waktu makan siang pun tiba, pesanan yang diminta Arnold sudah tersedia di mejanya. Beberapa kotak berukuran kecil dan sedang yang bertuliskan 'MDS bakery' dengan desain warna-warna khas anak muda, bergambar dua kartun wanita berhasil menarik perhatian pria tua itu.
"Dari kemasan cukup menarik," gumamnya.
Tangan tuanya tergerak untuk membuka kemasan, dari segi bentuk sama seperti bentuk roti pada umumnya. Dia yang merasa penasaran segera mengambil sedikit bagian roti tersebut, lalu memasukkan ke dalam mulutnya. Baru satu suap lidah tuanya bisa merasakan kelembutan roti tersebut dengan perpaduan rasa pas. Dia seperti ingin mencobanya lagi dan lagi. Hingga tanpa terasa, dia berhasil menghabiskan dua kemasan roti sobek yang berisikan selai berbagai rasa.
"Rover, segera ke ruangan saya," titah Arnold melalui panggilan intercome.
Tanpa menunggu lama, pria yang dipanggil pun segera menghadap sang atasan.
"Apa Anda membutuhkan sesuatu, Tuan?"
"Rotinya enak ... Pesan ke tempat itu saja, beri kompensasi besar jika…
Pesona Istri Simpanan
16. Kemiripan Rasa dengan Serena
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments