"Kak Athan, aku mohon kakak jangan beri tahu Abi atau Umi, Adin gak mau kalau Umi dan Abi mengusir Adin dari rumah," ucapnya dengan berderai air mata.
"KAMU GA MAU KALAU UMI DAN ABI MENGUSIR KAMU, TAPI KAMU MEMINTA MAYA UNTUK PERGI KE TEMPAT GELAP ITU. GIMANA KALAU NANTI HAL YANG SAMA TERJADI DENGAN MAYA? GIMANA?" Bentak Athan, namun Adin hanya diam. Dia menunduk, dengan air mata terus membasahi pipinya.
Tak berselang lama, Athan bergegas masuk ke dalam rumah. Sesaat kemudian, ia keluar dengan baju biasa dan bergegas pergi. Adin yang melihat itu merasa sangat bersalah kepada Maya. Dia terlihat khawatir dan terus memikirkan apa yang dikatakan oleh kakaknya.
Di klab malam, Maya celingukan kesana kemarin melihat dan memperhatikan setiap pria yang berada di klab. Dia berharap bisa bertemu dengan pria yang menghancurkan hidup Adin, namun naas malam itu menjadi malam tidak beruntung bagi nya.
Ketika dia tengah memperhatikan sekitar, seorang pria mabuk menghampiri dirinya dan membelai rambut Maya. Maya yang merasa tidak nyaman meminta pria itu untuk pergi dari hadapannya, namun pria itu tidak menuruti perintah Maya justru menantangnya.
Suasana semakin menegangkan ketika pria itu dengan erat memegang tangan Maya, menyadari hal itu Maya bergegas meminta tolong, namun tidak ada seorangpun yang mau membantu dirinya.
"Lepaskan aku!" Bentaknya dengan mengibaskan tangan pria itu, namun tangan pria itu justru memegang tangan Maya dengan semakin erat.
"Hey Sayang, kenapa kamu teriak teriak? Percuma kamu teriak, karena tidak akan ada yang mau membantu kamu, lebih baik kita senang senang," ujar pria itu.
Mendengar apa yang dikatakan oleh pria itu, Maya murka dengan sekuat tenaga dia mengibaskan tangan pria itu lalu mendorong nya dengan sekuat tenaga hingga pria itu terjatuh. Saat pria itu jatuh ke lantai, Maya pun berlari sekuat tenaga keluar dari klab malam itu.
Menyadari wanita cantik itu pergi, pria hidung belang itu mengejar Maya keluar klab dengan langkah sempoyongan.
Di luar k…
Sang Penghianat
30. Athan mengetahui kebenaran dan pertolongan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments