Waktu berjalan dengan cepatnya, Maya yang sudah bahagia dengan kotak darah di tangannya, seketika dia terdiam melihat raut muka bahagia dari keluarga Arga. Maya hanya diam melihat hal itu, dengan perlahan dia berjalan mendekati keluarga Arga.
Melihat kedatangan Maya, Ibu Arga bergegas menghampiri nya dengan wajah bahagia dia memeluk erat Maya.
"Maya, syukurlah kamu segera datang. Tante sangat bersyukur kamu segera datang. Kamu tahu, Arga sudah melewati masa masa kritis nya, semua ini karena Naviza, " ucap Ibu Arga dengan wajah bahagia dengan sesekali melihat Naviza.
Mendengar dirinya di banggakan oleh Ibu Arga, Naviza berjalan mendekati Maya dan berdiri di samping Maya. Dengan wajah polos ia memegangi bahu Ibu Arga.
"Tante jangan bilang seperti itu, Arga adalah teman saya dari saya masih kecil jadi wajar Tante kalau aku membantu dia," jawab Naviza dengan lirih dan penuh kasih.
Mendengar ucapan itu, Ibu Arga melepaskan pelukannya pada Maya dan memeluk Naviza.
"Makasih ya Nav, kamu sudah baik sama Arga , tante dan om. Makasih kamu sudah baik sama kita semua."
"Tidak papa tante, lagian Naviza sudah anggap Tante dan Om, seperti orang tua Naviza sendiri. Jadi, Tante tidak perlu mengatakan hal hal itu," jawab Naviza dengan senyum kecil di bibirnya.
Melihat kedekatan itu, Maya merasa sedih, namun dia tak mengetahui apa yang membuat sedih.
"Kenapa aku sedih melihat ini semua? Kenapa aku merasa, aku kehilangan orang yang sangat aku sayangi? Ada apa dengan aku, kenapa dengan aku? " tanya Maya dalam hatinya dengan setetes air mata menetes membasahi pipinya.
Menyadari air matanya menetes, Maya berbalik. Ketika dia sudah berbalik, air mata yang tertahan seakan tercurah kan. Dia menangis sejadi-jadinya, tak ingin orang tua Arga mengetahui kesedihannya, Maya bergegas pergi dia meninggal kotak darah yang di bawanya.
Pada saat itu tidak ada satu orang pun yang menyadari kepergian Maya, semua orang fokus dengan Naviza.
Waktu berjalan dengan cepatnya, di rumah David. David duduk di de…
Sang Penghianat
22. Kebusukan Naviza
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments