"Oh iya, nama ku Ardi. Nama kamu?" tanya pria bar itu.
Maya hanya diam, dia bergegas bangun dari duduknya dan pergi, namun Ardi mengejar nya dan menghentikan langkahnya.
"Tunggu, aku ingin tahu nama kamu. Siapa nama kamu?" ucap Ardi setelah dirinya menghentikan Maya .
Maya menatap tajam tangan Ardi. Dia melepaskan tangan Ardi dengan kasar dan mengancam Ardi.
"Dengarkan aku baik baik, siapapun kamu.. Aku tidak peduli dan aku tidak ingin peduli, jadi aku mohon tolong jangan ganggu aku atau berusaha mendekati aku. PAHAM!!!." Tegas Mata kepada Ardi. Kemudian Maya pergi dari hadapan Maya.
Ardi hanya diam. Dia menatap wanita yang tidak dikenal nya tersebut.
Tak berselang lama, Maya di pinggir jalan berjalan dengan melamun memikirkan Adin. Ketika dia tengah berada di sebuah halte bis beberapa pria bertubuh kekar menghampiri dirinya dan menggodanya. Maya berusaha menolak para preman itu dan pergi, namun para preman itu terus mengejar Maya.
Di waktu yang bersamaan dengan motor sport nya, pria bar itu menghadang para preman itu.
"Weh, apa apaan ini?" tanya salah satu preman yang merasa kesal dengan pria bar itu.
Ardi hanya diam. Dia menatap kedua preman itu dengan tatapan tajam. Tak berselang lama, dia turun dari motornya dan melepaskan helm yang di kenakan. Dia memegang helm itu dengan erat dan kemudian suara pukul demi pukulan terdengar.
Melihat Ardi bertarung, Maya hanya diam dan terus menatap Ardi. Tak membutuhkan waktu lama kedua preman itu babak belur di tangan Ardi. Ketika mereka sudah tidak mampu melawan Ardi, mereka pun pergi meninggalkan Ardi dan Maya.
"Makasih ya, kamu sudah bantuin aku. Dan, maaf kalau tadi sikap ku tidak sama kamu," ujar Maya dengan menyesal atas apa yang telah terjadi.
"Gak papa, kamu hati hati di daerah sini. Karena di daerah sini banyak orang orang jahat, dari pada kamu pulang sendiri ayo pulang sama aku. Aku antarkan kamu," tawar Ardi dengan baik.
Maya terdiam sesaat, kemudian dia tersenyum menandakan bahwa tawaran Ardi di terima oleh Maya. D…
Sang Penghianat
27. Ardi dan Maya.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments