Empat jam berlalu, akhirnya mencapai batas waktu yang ditentukan. Vivi melihat jam tangannya yang sudah berada di pukul dua malam. Akhirnya dia bisa istirahat karena tubuhnya yang sudah tidak enak, sedikit pusing dan badan yang berkeringat karena asyik berjoget mengiringi dentuman music di ruangam karaoke itu.
Setelah selesai para pelayan menyalakan lampu ruangan yang sebelumnya memang sengaja redup agar menambah suasana hangat didalam ruangan. Terlihat para tamu yang sudah mabuk berusaha mengumpulkan kesadaran mereka masing masing, begitu juga dengan semua ladies yang diboking diruangan itu, sudah berjalan dengan gontai karena mabuk.
Untungnya Reihan yang memaklumi Vivi malam itu tidak membiarkan Vivi minum banyak alkohol, dan hanya memesan tiga gelas coctail dan orange jus untuk Vivi. Alhasil Vivipun masih dalam keadaan sadar, hanya sedikit pusing yang dia rasakan.
Reihanpun tak segan memberikan beberapa uang lembaran berwarna merah pada Vivi untuk tips nya.
Vivi dibuat terkejut olehnya, "ya ampun apa ga kebanyakan mas? padahal aku hanya nemenin mas nyanyi kan?" ucap Vivi spechless.
"Ambil aja, kamu pantas menerimanya! Suara kamu bagus!" saut Reihan.
"Makasi banyak ya mas, aku tunggu kedatangan mas lagi ya!" timpa Vivi.
Wah enak juga ya kerja seperti ini, hanya menemani bernyanyi bisa dapat uang yang lumayan, bathin Vivi tersenyum.
"Gimana Bos Reihan, memuaskan ga anak baruku ini?" tanya mamih Rara.
"Ok, dia punya suara mirip artis terkenal bun!" saut Reihan bangga.
"Ah mas Reiham bisa aja!" Vivi tersipu malu.
"Lain kali dateng lagi ya Bos!" saut mamih Rara.
"Pasti!" saut Reihan sambil memberikan beberapa uang untuk mamih Rara.
Reihan dan teman temannya pun kemudian pergi meninggalkan tempat karaoke itu setelah membayar semua tagihannya. Reihan membayar dengan kartu debit yang platinum, yang limitmya sampai beratus ratus juta.
"Kamu bisa dua vocher ga say?" tanya mamih Rara.
"Maksudnya apa mih?" tanya Vivi heran.
"Maksudnya kalau satu vocher itu kamu berati cuma d…
Sabar Yang Melampaui
Pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments