Sepulang bekerja Vivi pulang ke rumah, dia mengajak Teni untuk berkemas baju dan barang barangnya yang memang masih ada di rumah itu. Vivi takut akan bertemu Dicky di rumah dan dia akan memperlakukan hal buruk terhadapnya lagi, atau mencoba merayu nya kembali agar tidak berpisah dari nya, makanya dia sengaja mengajak Teni untuk menemaninya ke rumah nya.
"Masuk yuk!" ucap Vivi.
Teni pun masuk ke dalam rumahnya, dan langsung duduk di ruang tamu depan.
"Rumah yang nyaman!" ucapnya.
"Terima kasih! sayang tidak senyaman hatiku!" saut Vivi yang langsung berjalan menuju dapur untuk mengambilkan kaleng minuman untuk Teni.
"Maaf ga aku ga sempat belanja teh atau kopi, jadi aku hanya bisa memberikan kamu ini!" ucap Vivi memberikan minuman itu pada Teni.
"It's Ok, ga perlu repot repot beb!" saut nya.
"Kamu tunggu disini dulu ya aku mau beres beres baju ku dulu!"
"Mending aku bantuin Vi, biar cepet! takutnya keburu datang suami kamu! gimana?"
"Ga usah lah, ga enak ngerepotin kamu!"
"Ayolah Vi! kamu kayak sama siapa aja!"
"Beneran nih?"
"Asli nya!"
"Ya udah deh ayo!"
Mereka kemudian berjalan menuju kamar Vivi dan segera memasukan baju baju dan barang barang Vivi lainnya ke dalam koper.
"Kamu bener bener ternyata serius mau pisah sama suami kamu Vi!"
"Yah mau gimana lagi beb! mungkin emang jodohnya sampai sini!"
"Lagian kamu ga pernah cerita apa apa sih Vi sama aku, aku pikir rumah tangga kalian baik baik saja!"
"Hhhmmh.." Vivi menghembuskan nafas kasarnya.
"Sebenarnya kami baik baik saja! hanya saja..!" Vivi merenung.
"Ah..sudah lah, ga usah dibicarain sekarang, fokus aja dulu sama berkemasnya!" ucap nya.
"Sory deh!"
Setelah selesai mereka kemudian memasukan barang barang nya ke dalam mobil, mobil kantor yang Vivi pinjam dari Reihan, dan untungnya Teni bisa nyetir, jadi mereka tidak perlu memanggil sopir yang lain.
Vivi memandangi foto pernikahan mereka yang menggantung di kamar, menatapnya dengan penuh kesedihan, tak terasa air matanya mengalir membasahi pipinya.
Maafkan aku ma…
Sabar Yang Melampaui
Rumah baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments