Satu jam lamanya diperjalanan, karena kemacetan kota dan juga di lampu merah yang cukup lama, Vivi dan Reihan baru saja sampai ke mall yang mereka tuju.
"Hah akhirnya sampai juga!" ucap Reihan yang sudah lelah menyetir.
Vivi hanya tersenyum, dan langsung mengikuti Reihan yang berjalan mengarah pada lift yang akan mereka naiki untuk sampai atas, karena mereka yang baru sampai bestment mall tersebut.
Sesampainya di atas Reihan dan Vivi berjalan beriringan.
"Mau ke toko mana? Mau beli apa dulu? Pakaian? Tas? Atau sepatu?" Tanya Reihan yang membuat Vivi bingung.
"Hmmh..mungkin baju dulu mas, karena aku lebih membutuhkannya." saut Vivi yang kemudian mereka berjalan menuju sebuah toko baju dengan merk ternama.
"Ga usah kesini juga mas, ini kan toko baju branded, sayang beli baju mahal mahal." ucap Vivi.
"Sudahlah Vi, jangan masalahkan tentang harga yang penting bajunya cocok dan nyaman dipakai saat kamu bekerja nanti!" saut Reihan tersenyum.
Vivi hanya terdiam beberapa saat memandangi toko yang dipenuhi baju bajukantor khusus wanita, Reihan kemudian berjalan jalan disana, memilihkan beberapa baju untuk Vivi coba, Vivi hanya mengikuti kemana Reihan berjalan, dia tertegun Reihan bisa sangat memanjakannya walaupun mereka baru saling mengenal.
"Ini, cobalah!" ucap Reihan memberikan beberapa potong kemeja, kemeja ruffle, kemeja polos dan blazernya, dan kemeja dengan motif dan corak bunga dan garis.
"Iya mas, kemudian Vivi menurutinya dan mencobanya di kamar pas.
Memang Reihan terlihat sangat mengerti sekali tentang wanita, dia tidak salah memilihkan baju yang cocok untuk Vivi.
Vivi keluar ketika dia sudah mencoba satu bajunya.
"Mas ini cocok? Bagus ga dibadan aku yang berisi?" tanya Vivi sambil tersenyum kepada Reihan yang masih sibuk memilih baju untuk Vivi.
"Apapun yang kamu pakai pasti cocok!" saut Reihan sambil tersenyum
"Ah kamu!" saut Vivi tersenyum malu.
"Uda kamu ambil aja itu semua, dan ini masih ada lagi!" timpa Reihan sambil memberikan beberapa potong celana dan ro…
Sabar Yang Melampaui
Shopping 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments