Hari sudah beranjak sore ketika Vivi dan Reihan baru saja menyelesaikan liburan mereka. Kini mereka sudah berada di kantor nya untuk berpisah pulang ke rumah mereka masing masing.
"Maaf ya, aku cuma bisa nganterin kamu sampai sini!" ucap Reihan.
"Iya gapapa mas! Terima kasih banyak untuk liburannya" saut Vivi sambil mencium pipi Reihan.
Di belakang kantor Vivi turun dari mobil Reihan dan kemudian dia memesan taksi online untuk dia pulang ke rumah.
Beberapa menit kemudian Vivi sampai ke rumah nya.
"Berantakan sekali!" gerutu nya setelah membukakan pintu rumah nya.
Terlihat rumah berantakan sekali, bekas piring kotor, jaket dan pakaian yang berserakan dimana mana.
Seusai membersihkan rumahnya, dia kemudian membersihkan dirinya di kamar mandi.
Beberapa menit kemudian dia sudah berganti pakaian di kamarnya, lalu duduk di tepi ranjang sembari menyisir rambutnya yang panjang.
Apa yang akan terjadi nanti jika aku bertemu Mas Dicky? ucap nya dalam hati sambil menghembuskan nafas kasar.
Karena terlalu lelah setelah seharian berjalan jalan di Tangkuban Perahu, dan juga membersihlan rah nya, Vivi akhirnya terlelap dalam tidur nya.
"Bangun kamu!" Dicky menarik tangan Vivi yang mengagetkan Vivi saat baru saja terlelap.
"Mas apa apaan sih kamu, sakit!" teriak Vivi menghempaskan tangan Dicky.
"Kamu masih ingat pulang? hAh?" bentaknya.
"Lagipula apa perduli kamu? bukannya kamu sudah cukup bersenang senang dengan kedua pacar kamu itu!"
Plakkk... sebuah tamparan keras mendarat di pipinya membuat tubuh Vivi terhempas ke ranjangnya
Vivi memegang pipi nya yang berubah merah dan dan sudut bibirnya mengeluarkan darah,, takrasa air mata nya membasahi pipinya.
"Jangan berusaha mengalihkan pembicaraan ku! kemana kamu selama ini? sudah tidak pulang, ponsel kamu ga aktif, apa begitu didikan orang tua mu! kurang ajar pada suami mu!!!"
Vivi kembali berdiri dari ranjangnya, dia sudah tidak tahan lagi hanya berdiam diri selama ini, dia memberanikan dirinya untuk berbicara pada Dicky.
"Aku tidak se…
Sabar Yang Melampaui
Pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments