Vivi menghampiri lagi cafe yang didalamnya dia lihat ada orang yang mirip dengan suaminya setelah dia keluar dari toilet, akan tetapi nihil, ternyata orang itu sudah tidak ada ditempat tadi.
"Ada apa Vi, seperti sedang mencari seseorang?" tanya Reihan dibelakangnya yang menepuk punggung Vivi perlahan.
"Ah, mas, aku tadi seperti melihat suamiku di cafe itu, bersama seorang wanita." saut Vivi
"Kamu salah lihat kali, atau mungkin itu orang yang hanya mirip suami kamu." timpa Reihan.
"Ahh iya, mungkin mirip aja mas."
"Masih ada lagi yang mau kamu beli?" Tanya Reihan.
"Uda cukup mas, makasih banget hari ini kamu udah belanjain aku banyak banget mas!" saut Vivi tersenyum.
"Kebetulan aku sudah lapar, kita keluar cari makan dulu ya!" ajak Reihan.
"Iya baiklah." saut Vivi.
Kemudian mereka pun keluar dari dalam mall itu, kemudian melanjutkan untuk makan malam di sebuah restaurant yang biasa Reihan datangi.
Sesampainya disana Reihan dan Vivi kemudian memesan makanan diselangi obrolan yang ringan.
"Kamu belum mau punya anak lagi dari suamimu?"
"Bukan belum mau mas, tapi masih belum dipercaya mungkin."
Mereka kemudian menyantap makanan yang sudah disajikan oleh waiters di restoran tersebut.
"Mas, setelah ini kita mau kemana lagi?"
"Pulang." saut Reihan datar.
Vivi hanya diam sejenak, dihatinya masih menginginkan kebersamaan bersama Reihan.
Benarkah? kenapa aku merasa kecewa setelah ini kita langsung pulang? gumamnya dalam hati.
"Kamu kan harus ke kantorku besok untuk mulai bekerja, jadi sebaiknya kamu istirahat yang cukup untuk mempersiapkan diri kamu!" ucap Reihan.
"Iya mas." saut Vivi tersenyum.
Setelah selesai makan mereka pun kemudian melanjutkan perjalanannya ke rumah Vivi.
"Apa perlu aku bawakan barang barangmu sampai ke depan rumah?" tanya Reihan yang mengambil semua barang Vivi dari dalam bagasi mobilnya.
"Ah, tidak usah mas, aku bisa sendiri kok!" saut Vivi.
"Ya sudah, lagipula aku tidak mau nantinya suami kamu salah paham kalau aku yang mengantar dan kamu berbelanja ba…
Sabar Yang Melampaui
Surprise
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments