"Assalamualaikun..mas, aku pulang." ucap Vivi saat dia sudah tiba di rumahnya sepulang bekerja dari kantor.
"Iya, waalaikumsalam, hai sayang!" saut Dicky menerima uluran tangan Vivi yang akan salim padanya.
Vivi kemudian duduk disamping Dicky untuk merebahkan sejenak badannya yang terasa letih.
"Kamu cantik banget dengan pakaian kantoran seperti ini sayang!" puji Dicky terhadap isterinya.
Vivi hanya tersenyum biasa saja ketika suaminya sedang menggombal.
"Gimana kerjanya, bisa?" tanya Dicky kemudian.
"Alhamdulillah mas, aku kerja dibagian administrasi, dan kebetulan aku masuk kantor itu karena Teni, teman sewaktu aku SMK dulu. Dia sebagai HRD nya disana, jadi aku bisa dengan mudah masuk ke kantor itu berkat bantuannya." cerita Vivi.
"Syukurlah, kalau kamu sudah bekerja dikantor sekarang, tidak usah kerja ditempat malam seperti kemarin, membuatku tidak bisa tidur karena khawatir." akting Dicky.
"Iya, maaf ya mas, uda buat kamu sering khawatirin aku."
"Ya sudah sana kamu bersih bersih dulu!"
"Iya mas, ini aku sudah bawakan makanan, aku beli tadi diluar soalnya kalau aku masak takutnya kelamaan, dan perut kamu pasti sudah keburu keroncongan." saut Vivi tertawa.
"Ya sudah aku ke kamar dulu ya mas." Vivi pun segera berlalu.
Dicky kemudian beranjak menyiapkan makanan yang Vivi bawa.
Setelah siap mereka pun makan bersama. Hal yang sudah jarang sekali mereka lakukan.
"Bagaimana kerjaan kamu mas?" tanya Vivi disela makannya.
"Cafenya masih dalam pembangunan, tapi aku sudah mulai bekerja beberapa hari lagi." saut Dicky.
"Syukurlah mas, kalau begitu kamu tidak akan jenuh lagi diam dirumah." saut Vivi.
"Oh iya mas, apa kabar ibu? Sudah lama sekali kita tidak berkunjung.
"Ibu sehat, kemarin aku mampir dulu kerumah."
"Alhamdulillah kalau sehat mas."
Mereka menyelesaikan makannya, dan lanjut ke ruang santai, ruang televisi.
Ponsel Dicky berdering ketika dia baru beranjak ke kamar mandi, sedangkan Vivi yang berada diruangan televisi melihatnya jelas panggilan dari Raisa.
Raisa? Sia…
Sabar Yang Melampaui
Ketahuan?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments