Vivi tiba dikantornya dengan rasa tidak bersemangat, dia masih teringat kejadian semalam saat menerima telepon dari perempuan yang bernama Raisa.
Vivi lalu menghubungi Gladies sekeder ingin curhat padanya, karena dia tak mampu menahan rasa sakit nya sendirian, akan tetapi sayang nya Gladies ternyata sudah ada acara yang lain dan dia tidak bisa menemui Vivi kali ini.
"Morning" sapa Vivi pada Teni setelah tiba di ruangannya.
"Morning beb." jawab Teni.
"Itu kerjaan kamu sudah ada di meja ya!" timpa Teni
"Ok, thank you beb!"
"Sama sama."
Karena tidak banyak bicara pagi ini Teni juga menjadi heran dengan sikap Vivi, dan rasa penasarannya membuatnya bertanya.
"Ada apa beb? Hari ini kelihatannya kamu lesu gitu, apa kamu ga enak badan?" tanya Teni.
"Engga beb, ! Aku cuma kurang tidur aja semalam." jawab Vivi lesu.
"Kalau kamu kurang enak badan kamu bisa kok izin dulu, supaya ga kerja hari ini!" timpa Teni.
"Ga usah, aku ga papa kok, lagian aku baru hari kedua kerja dikantor ini masa uda mau izin lagi sih, ga enak sama yang lain!" saut Vivi.
Teni hanya tersenyum mendengar perkataan Vivi.
"Aku sama anak anak nanti mau istirahatnya di kantin aja kok, kamu ikut ya! Lagipula kemarin kamu kan istirahatnya ga sama kita kita! Biar kamu bisa lebih akrab gitu sama anak anak sekantor!" ucap Teni beberapa menit kemudian.
"Iya baiklah." saut Vivi
Vivi pun masih mencoba berkonsentrasi pada pekerjaannya, walaupun dengan perasaan yang masih tidak karuan.
Morning! Sapa Reihan lewat chat di ponselnya.
Morning jawab Vivi datar
Apa kabar kamu hari ini?
Aku sedang tidak baik Mas
Ada apa?
Aku tidak bisa menyampaikan lewat ponsel, aku ingin bicara langsung saja nanti.
Baiklah kita ketemu saat istirahat makan siang.
Maaf aku tidak bisa, Mas, aku sudah ada janji sama anak anak untuk makan siang di kantin kantor.
Ya sudah, selepas pulang kantor kita ketemu di cafe kemaren, ok!
Iya mas.
Vivi hanya bisa menutupi lukanya dengan senyuman dan canda tawanya bersama teman teman sekantornya, setidaknya beb…
Sabar Yang Melampaui
Sakit Hati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments