Eliza berjalan dengan sangat cemas, menunggu kabar dari Johan. Ramod yang sedari tadi bersama nya mencoba untuk menenangkan nya.
"Tenanglah, Eliza, Semuanya akan baik-baik saja." Ujarnya dengan lembut.
Eliza duduk di sebuah bangku dengan rasa khawatir yang besar.
"Aku tau, aku tau itu, cuma entah kenapa aku merasa bahwa firasat buruk ini semakin memburuk." Ucapnya.
tangannya bergetar, wajahnya menundukkan rasa khawatir yang kuat. Hingga muncul sebuah portal di hadapan mereka.
Dari arah belakang, Kelly, Marvin, Sirius, dan Delvi muncul.
"Eliza, tuan Ramod!" Ucap Kelly.
Mereka menyaksikan Eleine yang keluar dari dalam portal sembari membawa tubuh Arden yang sekarat kekurangan darah.
Kelly yang melihat hal tersebut menjadi syok dan cemas.
"Arden!" Ucapnya sambil mendekati Eleine dan Arden.
Eleine membaringkan tubuh Arden ke tanah agar dapat diperiksa.
Ramod bergegas membawakan beberapa barang medis serta tabung berisi energi sihir. Ia mengecek urat nadi Arden yang tertawa masih ada.
"Dia masih hidup, hanya saja darahnya telah habis, energi sihirnya berusaha untuk membuatnya tetap hidup dengan mengalir ke seluruh tubuh sebagai pengganti darah." Ucap Ramod.
"Healing" Ramod menggunakan sihir penyembuh untuk menumbuhkan kembali darah di dalam tubuh Arden serta ia juga memindahkan energi sihir yang ada dalam tabung ke tubuh Arden.
"Switch: Magic Energy" seketika energi sihir yang ada di dalam tabung menghilang.
Arden akhirnya siuman, ia batuk dan mengeluarkan darah yang tersangkut di tenggorokannya.
"Arden! Syukurlah" Ucap Kelly dengan perasaan lega.
Johan muncul dari dalam portal diikuti oleh Ricky dan Tim di belakangnya. Eliza tersenyum melihat Johan yang kembali, namun seketika senyuman tersebut menghilang setelah ia menyadari bahwa Johan tidak bersama Naila.
Ia mendekati Johan dengan keheranan.
"Tuan Johan, dimana Naila?" Tanya Nya.
Johan menatap kebawah, seakan dirinya enggan untuk memberitahukan kepada Eliza mengenai kondisi Naila saat ini, namun dia tau dia harus me…
New World:The Future World
Chapter 24: Keinginan Untuk Teman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 108 Episodes
Comments