Hamparan padang rumput hijau terbentang luas menyambut mereka. Langit cerah, angin sepoi-sepoi berembus lembut.
Naila dan Eliza akhirnya tiba di gerbang utama Kerajaan Ragtaros. Sebagai petualang, mereka tidak dikenakan biaya masuk sedikit pun.
Begitu melewati gerbang, keduanya terpukau oleh pemandangan yang tersaji. Bangunan-bangunan besar berdiri megah, penuh ukiran artistik bergaya Eropa klasik.
Naila: "Seperti Eropa abad pertengahan…" gumamnya, kagum.
Eliza: "Eropa? Abad pertengahan? Itu apa, Naila?"
Naila tampak kikuk. Ia buru-buru mengalihkan topik.
Naila: "Ti-tidak penting. Ayo ke istana dulu. Setelah itu baru jalan-jalan keliling."
Mereka melanjutkan perjalanan. Di tengah jalan, Naila merasa ada yang memperhatikannya dari arah gang seberang. Tapi dia memilih mengabaikannya dan tetap fokus menuju istana.
Setibanya di gerbang istana, Naila menunjukkan surat tugas sebagai delegasi. Penjaga langsung memberi izin masuk.
Lorong istana dihiasi lukisan-lukisan indah. Satu lukisan membuat Naila terpaku.
Lukisan itu menggambarkan tragedi besar: Peristiwa The Tree, yang terjadi pada tahun 2028 — tepat 4.968 tahun lalu.
Eliza: "Kamu suka lukisan itu? Kamu mandanginnya dari tadi."
Naila tidak menjawab. Ia tenggelam dalam pikirannya.
Peristiwa The Tree—puncak dari Perang Dunia Keempat. Tanggal 18 April 2028 menjadi hari di mana empat kubu bertempur: Alri, Naila, Ferdinand, Andika, Erick, dan Joyce menghadapi Amerika, Tiongkok, dan Elite Global.
Namun sesuatu terjadi.
Salah satu elite global membuka portal menuju masa lalu yang lebih jauh—memicu Perang Dunia Kelima.
---
Kembali ke masa kini
Pelayan membimbing mereka ke ruang takhta. Di tengah perjalanan, seorang pria berpakaian rapi keluar dari ruangan dan menatap mereka.
Pria: "Kalian delegasi dari ColdendEarth, ya?"
Naila melangkah ke belakang Eliza, ogah menjawab. Eliza menghela napas, lalu menjawab.
Eliza: "Iya, kami delegasi dari kerajaan ColdendEarth."
Pria itu tersenyum dan mengulurkan tangan.
Pria: "Kalau begitu, b…
New World:The Future World
Chapter 4 : Kebusukan Sang Raja
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 108 Episodes
Comments