Kini kereta kuda rombongan raja Kerajaan ColdendEarth dan Kerajaan Meridia tiba di istana kerajaan Mori yang sangat sederhana bahkan nampak sangat kecil daripada istana kerajaan lainnya.
Naila dan yang lainnya keluar dari kereta kuda dan menyaksikan secara keseluruhan istana kerajaan dari luar.
"Cukup kecil dan sederhana untuk sekelas istana kerajaan." Ucap Naila.
Raja Azhar dan Eliza berdiri di sisi Naila.
"Ya, itu benar. Namun kita jangan melihat dari bentuk istananya, melainkan lihat dari apa yang mereka lakukan kepada kerajaannya, makmur kan?" Ucap Raja Azhar.
"Baiklah semuanya, ikuti saya." Ucap Jenderal Rodry memimpin jalan rombongan Raja Azhar dan Raja Rendy.
Naila dan yang lainnya mengikuti Jenderal Rodry dari belakang, saat mereka memasuki istana kerajaan Mereka langsung disambut oleh para pelayan kerajaan dengan pakaian pemayan khas. Lorong istana dihiasi dengan dinding yang berwarna merah tua serta ornamen pernak-pernik yang indah menghiasi dinding itu.
Bahkan di tiap lorong yang ada, terdapat sebuah bingkai lukisan dari raja-raja terdahulu kerajaan Mori, bahkan sang pendiri dari kerajaan Mori itu sendiri. Mata Naila tertuju pada lukisan yang menunjukkan wajah dari sang pendiri yang sangat tidak asing di matanya. Matanya terbuka dengan sangat lebar, melihat Naila yang berdiri tak bergerak di depan lukisan yang cukup besar menarik perhatian Eleine, Eliza, dan Yuki.
"Dari tatapan mu, sepertinya kamu mengenalnya." Ucap Eliza, ikut memandangi lukisan tersebut.
Tanpa sadar, Naila meneteskan air mata, dia benar-benar tidak percaya akan melihat sosok yang dia anggap tidak akan pernah melihatnya lagi.
"Ezra...aku tidak pernah menyangka akan melihat mu lagi...kupikir aku tidak akan pernah melihat wajah teman-teman ku lagi." Ucap Naila dengan suara yang terbata-bata.
Raja Azhar, Raja Rendy, dan jenderal Rodry mendekati Naila.
"Tidak kusangka anda mengetahui pendiri kerajaan Mori, dan mengapa anda menangis?" Tanya Sang jenderal dengan penasaran.
Raja Rendy dan Yuki…
New World:The Future World
Chapter 53(S2 Ch 20): Pertemuan Pemimpin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 108 Episodes
Comments