Saat Naila duduk sendirian di ruang tunggu, ia dihampiri oleh pria ras iblis darah dan dia belum mengetahui nama pria itu.
"Uhmm, aku lupa untuk menanyakan namamu, kalau boleh ku tau namamu?" Tanya Naila sambil tersenyum.
Pria itu menghela nafas dan heran mengapa bisa Naila lupa untuk menanyakan namanya padahal sudah 4 hari sejak mereka bertemu.
"Alex Alfredo, kamu bisa memanggilku Alex atau Alfredo, terserah mu saja." Ucapnya.
"Yang lebih penting adalah...siapa kamu sebenarnya?" Tanya balik Alex.
Naila tertawa kecil saat mendengar pertanyaan Alex, pertanyaan yang sama ia tanyakan lagi.
"Siapa aku itu tidak penting, intinya adalah aku sudah cukup mengenal mengenai pemimpin ras mu." Jawabnya.
"Lalu, kenapa pertarungan yang kau sajikan sangat biasa saja? Aku tau kamu sebenarnya kuat." Tanya Alex.
"Aku tidak akan serius...jika belum saatnya untuk serius. Aku bahkan sebenarnya tidak tertarik dengan turnamen omong kosong ini dan alasan aku ada disini karena aku...atau lebih tepatnya kami mengincar hadiah sang pemenang, Diamond of Joy." Jelas Naila.
Kembali ke arena, pembawa acara meraih sebotol minum yang ada di mejanya dan menghabiskan nya sebelum lanjut ke babak berikutnya.
"Maaf menunggu semuanya, langsung saja tanpa basa-basi lagi kita menuju babak berikutnya dimana mempertemukan para pemenang di babak upper bracket sebelumnya di babak upper bracket advance!!"
"Para peserta yang berhasil meraih kemenangan pada babak upper bracket advance akan melaju ke babak berikutnya, yaitu quarter final upper bracket dan para peserta yang kalah dalam ronde upper bracket advance akan turun menuju babak lower bracket advance."
"Kalau begitu langsung saja kita mulai ronde pertama, Liam Versus Elara!" Penonton bersorak dengan gembira, mereka mengharapkan pertarungan yang sangat sengit mengingat pertarungan Liam Versus Eleine sangat apik.
Elara berjalan menuju arena dimana Liam sudah berdiri disana menunggu kedatangannya. Liam menatap Elara dengan sangat tajam dan penuh dendam, dia m…
New World:The Future World
Chapter 59(S2 Ch 26):Upper Bracket Advance
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 108 Episodes
Comments