Eleine nampaknya tidak terlalu terkejut dengan pernyataan dari Reona, dia menatap kebawah, merenung.
"Nampaknya kamu tidak terlalu terkejut, ya?" Ucap Reona, membaca isi hati Eleine dengan sangat mudah.
Ia tersenyum lemah, dan menjawab perkataannya,
"Tentu saja....karena memang aku terlalu lemah.. untuk melindungi apa yang kumiliki...aku tidak layak." Ucap Eleine dengan mata berkaca-kaca.
Reona telah membaca isi hati Eleine, dia tau bahwa di dalam hatinya, Eleine sedang menangis dengan sangat kuat atas ketidakmampuannya melawan musuhnya, dia juga merasa gagal dalam menyelamatkan Naila, bahkan dia sampai menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang terjadi pada Naila.
Namun saat Reona melihat ke arah wajah Eleine, ia cukup terkejut karena Eleine tidak menangis sedikitpun, dia berusaha menahan air matanya untuk tidak menangis.
"Kenapa kamu menahan air matamu?" Tanya Reona.
Dengan perasaan sedih namun tetap menahan tangis, Eleine menatap wajah Sang Dewi dan berkata....
"Karena jika aku menangis...semakin membuktikan bahwa aku memang sangat lemah." Jawabnya.
Reona sedikit terkejut, kemudian tersenyum sambil berjalan perlahan kearahnya,
"Kamu tau? Sebenarnya kamu memiliki potensi yang sangat besar di dalam dirimu. Kamu memiliki... sesuatu yang tidak dimiliki oleh teman-teman kamu." Ucapnya
Kini jarak mereka sangat dekat, hanya beberapa sentimeter saja. Reona menyentuh dada Eleine dengan jari telunjuknya, memberikan sebuah berkah Dewi padanya.
"Kamu adalah salah satu dari sedikitnya manusia yang mendapatkan berkah cahaya dariku. Kamu juga memiliki potensi untuk menguasai 2 elemen Outerversal, yaitu elemen anti-materi dan juga radiasi kosmik." Jelas Reona.
Seketika berkah tersebut mengalir ke seluruh tubuh Eleine, memberikan nya peningkatan kekuatan yang sangat besar, ia bingung dengan maksud dari elemen Outerversal.
"Apa maksudmu dengan elemen Outerversal? Dan apa itu elemen anti materi dan Radiasi kosmik? Bukannya elemen seperti itu tidak ada?" Tanya Eleine dengan heran.
Re…
New World:The Future World
Chapter 31:Ambang Batas Kematian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 108 Episodes
Comments