Malam hari, kapal luar angkasa Johan.
Setelah berjam-jam tak sadarkan diri, Arden akhirnya siuman, dia membuka matanya dan melihat besi-besi melayang di atasnya.
"Apa aku....telah mati?" Tanya nya dengan suara kecil.
Kelly yang sedari tadi bermain dengan sihir telekinesis miliknya akhirnya menghentikan tindakannya setelah mengetahui Arden telah siuman.
"Arden! Syukurlah, kamu tidak apa-apa. Yaampun, kamu membuatku khawatir.." ucap Kelly yang mulai mengeluarkan air mata.
Arden mencoba mengingat apa yang terjadi, dia akhirnya ingat tentang Naila yang menyerangnya hingga sekarat. Ia tersenyum lemah, mengangkat tangannya dan mengusap air mata Kelly.
"Begitu ya....maaf membuatmu khawatir, Kelly." Ucapnya.
Johan muncul bersama Eliza, Eleine dan Ramod di belakangnya.
"Bagaimana kondisi kamu, Arden?" Tanya Johan.
Arden mencoba untuk duduk dan bersandar di dinding kapal.
"Y-ya, cuma awalnya aku pikir bahwa aku akan mati, aku masih sempat sadar saat diriku telah berlumuran darah akibat serangannya (Naila) namun ternyata aku masih hidup, kurasa aku harus perbanyak bersyukur." Ucapnya.
Johan tersenyum kecil dan mengizinkan Ramod untuk memeriksa kondisi Arden lebih lanjut, Eliza memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat tersebut, Eleine yang melihatnya pergi ingin mencoba mengikutinya, tapi dia mengurungkan niatnya.
Ramod membawa beberapa tabung berisi energi sihir dan mulai melakukan pemeriksaan.
"Kondisi anda sudah membaik, tapi anda masih kekurangan energi sihir karena sebelumnya anda kehilangan banyak sekali darah, sementara itu energi sihir anda berusaha untuk membuat anda tetap hidup dengan mengalir ke seluruh tubuh sebagai pengganti darah." Jelas Ramod.
Ia memindahkan energi sihir di dalam tabung ke tubuh Arden dengan ability "Switch" miliknya.
Arden terheran-heran dengan apa yang dilakukan oleh Ramod, terutama bagaimana bisa energi sihir berada di dalam sebuah tabung kaca?
Dia memutuskan untuk bertanya.
"Uhmm, tuan Ramod bolehkah aku bertanya sesuatu?" Ucap Arden.
Ramod…
New World:The Future World
Chapter 25: Kesetiaan Dan Pertemuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 108 Episodes
Comments