Setelah mengakhiri cerita panjang lebar tentang kisah hidupnya, kini Atayad memilih pulang, terlebih sang surya terlihat hendak menyusup ke persembunyianya.
Baru saja ia hendak mendaratkan pantatnya pada sofa diruang keluarga, Atayad sudah dikejutkan oleh teriakan mama Metia.
"Astagfirullah nak, kau masih belum rapi rapi juga" teriak mamanya Atayad yang baru saja keluar dari kamarnya menggemparkan seisi rumah.
Atayad mengalihkan pandangannya melihat kearah sumber suara meledak. "Sebentar lagi ma" ucap Atayad menyauti ucapan mama Metia.
Metia terlihat melirik jam tangan mewah berwarna perak yang melingkar indah ditangan kanannya. Sejenak membuang nafasnya secara kasar.
"Sebentar lagi kita akan berangkat, cepatlah membersihkan dan merapikan diri" ucap mama Metia sambil mengacungkan jari telunjuknya seperti sedang memberi peringatan pada anak kecil. Padahal Atayad kan sudah besar.
Kalau kata author sudah bangkotan 😊
Dengan hati yang dipenuhi rasa malas untuk meninggalkan tempat duduknya saat ini, akhirnya Atayad memisahkan pantat dan sofa yang sejak sepuluh menit yang lalu melekat tak mau terpisahkan bagaikan prangko.
Ya Tuhan kapan aku akan terbebas dari pemekasaan kedua orangtua ku? Begitulah yang Atayad ucapkan dalam hatinya sambil berjalan menepaki satu persatu anak tangga.
Setelah tiba di kamarnya Atayad bergegas masuk ke dalam kamar mandi. Kurang lebih baru saja Atayad memulai ritual mandinya, terdengar pintu kamar mandinya di gedor gedor oleh seseorang dari luar.
"Tay bisa tidak mandinya lebih dipercepat sedikit" Terdengar suara papa Ahmad dari sana.
Mendengar suara sang papa Atayad berdecak kesal, ia segera meraih handuk yang ia gantung pada gantungan kastop dan segera melilitkannya di pinggang. Dengan hati yang kesal Atayad membuka pintu kamar mandinya.
"Pa, aku kan baru saja masuk ke kamar mandi, masa sudah disuruh keluar lagi. Kan belum selesai pa mandinya" kesal Atayad.
"Hehe ia juga sih, ah tapi mana papa peduli. Sudahlah cepat pakai pakaian mu dan jangan…
Bersama Mu Aku Menemukan Cinta
Episode tujuh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments
Imam Sutoto Suro
semangat thor lanjut
2022-08-20
0
isniriswana
othor ti mana kawit na ?
2020-08-20
1
Mika S
semangat Thor 😊
2020-08-20
1