Cuaca sejak lagi tak kunjung berubah. Ara yang sedang istirahat di ruangannya duduk sambil memandangi hujan yang berlomba menyentuk bumi.
Setelah melewati hari yang ia anggap cukup baik bersama Atayad, entah kenapa ia merasa menjadi seperti orang gila. Merasa heran dengan dirinya yang lebih suka memandangi kaca dan senyum sendiri saat beberapa adegan yang dilakukan bersama Atayad berkelana didalam pikirannya.
Seperti siang ini, meski awan terlihat masih enggan memberi kesempatan kepada langit untuk cerah dan matahari masih betah bersembunyi dibaliknya, berbeda 180° dengan apa yang Ara rasakan saat ini.
Rasa yang dianggap sebelumnya adalah rasa yang semu, kini semakin terlihat jelas. Setiap detik perasaanya selalu ditumbuhi aroma bunga yang bertabur disetiap sudut relung hatinya.
Atayad, Atayad, dan Atayad itu nama yang selalu ia ingat sejak beberapa hari lalu. Terlalu asyik memandangi rintik hujan ditemani dengan segala khayalannya Ara tak menyadari kehadiran seseorang disana yang sedang memandanginya juga.
Ara memejamkan matanya sejenak untuk meresapi setiap bayangan tentang sosok dia ditemani belaian udara dingin yang menyentuh kulitnya. Saat membuka mata Ara dibuat terkejut oleh orang yang ada dalam bayangannya tadi dan kini bayangan itu sedang berdiri bersandarkan pintu dengan tangan yang bersedekap.
Ara mengucek matanya beberapa kali dan membukanya lebar lebar untuk memastikan apa yang ia lihat. Bisa jadi itu hanya karena ia terbawa khayalan saja, begitu pikirnya.
"Sampai kapan kau akan melihatku seperti itu? Kau pikir aku ini hantu" ucap Atayad.
Mendengar suara itu Ara benar benar semakin terkejut, bibirnya terbuka tanpa suara. "Kenapa bisa begitu, aku hanya memikirkannya saja tanpa meminta kepada Tuhan agar ia datang. Ah tuhan sungguh baik sekali padaku" ucapnya.
Ara bangun dari duduknya dan mmenghampiri Atayad yang masih betah bersandar pada pintu. Mungkin pintu lebih menarik baginya untuk jadi tempat bersandar.
Setelah langkahnya berhenti tepat dihadapan At…
Bersama Mu Aku Menemukan Cinta
Episode tiga puluh sembilan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Tay ... Tay ...
kamu sendiri ngomong nya gak ngenakin gitu secara kalian belom akrab2 banget ....
dan terus aja menduga-duga ... biarin sakit sendiri deh lo !!
2023-04-19
0
Imam Sutoto Suro
good luck thor lanjut
2022-08-20
0
Novria via
Jgn lama" upnya thor
2020-11-06
0