Atayad sedang menyantap sarapan paginya, entah karena makanannya seenak itu atau karena ia sedang kelaparan, ia sama sekali tak menghiraukan orang yang masuk keruangannya.
"Eh mama kapan datang?" ucap Atayad sambil menyuapakan makanan terakhirnya. Ia baru menyadari kedatangan mamanya saat tadi ia tersedak makanannya.
"Sepuluh menit yang lalu mama datang dan berdiri disini" ucap Metia sambil ikut duduk disebelah anaknya.
"Sepuluh menit yang lalu? ah serius ma, masa aku baru tahu ada mama disini barusan" ucap Atayad sambil membuka tutup botol air mineral.
"Lah iya memangnya kamu pikir mama sedang berbohong" Balas Metia sedikit kesal dengan anak sulungnya ini.
"bukan begitu ma, Oh iya mama ada apa sepagi ini sudah disini?" bicara sambil membenarkan posisi duduknya.
Jika dilihat dari sorot mata mamanya Atayad bisa menyimpulkan bahwa mamanya itu sedang marah pada dirinya. Atayad segera berpikir mencari letak kesalahannya, beberapa menit ia terlihat berpikir hingga menimbulkan keheningan antara ibu dan anak itu.
Atayad menggelengkan kepalanya pelan saat merasa tak menemukan kesalahannya. Ya begitu lah manusia, sebesar apa pun kesalahannya ia enggan untuk mengakuinya. Tapi jika orang lain yang melakukan kesalahan sekecil apa pun kesalahan tersebut ia akan terus mengingatnya bahkan bisa saja mengungkitnya.
Metia duduk disebelah putranya itu, peletak sebuah sentilan mendarat di kuping Atayad. Atayad mengaduh sambil mengusap telinganya. Gak tau apa salahnya tiba tiba disentil gerutu Atayad dalam hatinya.
"Mau tau kenapa tiba tiba dapat sentilan dari mama?" ucap Metia dengan sorot matanya yang tajam. Atayad hanya mendelikan matanya.
"Kau ajak anak orang keluar dari rumah keluarganya dan kau tidak memberitahu dimana kalian tinggal." ucap Metia masih dengan sorot mata tajamnya yang tak meredup sedikit pun
"Bukan orang lain ma, istri sendiri" ucap Atayda memberikan pembelaan pada dirinya.
"Benar istri sendiri, tapi mama tidak tau apa kau memastikan istri mu tinggal dirumah yang a…
Bersama Mu Aku Menemukan Cinta
Episode dua puluh tiga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments
Yesi Triyanto
orang tua terlalu ikt cmpr
2021-05-28
0
Siti Ashari
masih ada klnjutan ny laah,,
2020-10-04
1
Nani Suryani
klo ga up tiap hari jd males baca nya 😵
2020-10-02
2