Episode sembilan belas

Mata hari sudah kembali ke peraduannya, kumandang adzan sudah terdengar dari setiap masjid dan langit sudah berganti warna dengan hitam, serta ditemani bintang dan bulan yang keluar secara sembunyi sembunyi.

Keluarga besar Rasdyan mulai menjalankan kewajiban mereka sebagai makhluk yang diciptakan olah Tuhan untuk beribadah kepada Nya.

Lepas menjalankan kewajiban, dan menyantap hidangan makan malam, kini mereka tengah berkumpul diruang keluarga.

"Jadi rencana nak Atay setelah ini gimana?" Rasdyan membuka percakapan.

Atayad melirik Ara yang asik menikmati kripik pisang dengan acuh tak mengindahkan lirikannya.

Atayad berdeham dan membenarkan posisi duduknya. Entah itu keinginan yang timbul dari hatinya atau ia hanya pura-pura. Dengan ringan Atayad melingkarkan tangan kanannya pada pundak Ara yang memang duduk disebelahnya.

"Aku rasa kita lebih baik mandiri pah, iyakan Ra?" ucap Atayad jangan lupa senyum dibibirnya sebagai pemanis yang menambah pesonanya.

Sementara Ara membelalakan matanya kaget dengan tindakan yang dilakukan spontan oleh suaminya tersebut.

"Mandiri?" kali ini mama Ana yang bicara, ragu ia melepaskan putri satu satunya meski sebenarnya keberadaan Ara disana pun tidak merepotkan dirinya setelah ia dewasa.

"Iya, mama tau kan, mama sama papa dirumah sedang mengharapkan cucu pertama mereka. Jadi aku rasa akan lebih baik jika kami fokus memproduksinya" balas Atayad tanpa mengalihkan tangannya yang masih setia dipundak Ara.

"Iya kali punya anak secepat itu" ucap Atayad dalam hatinya.

"Hahaha papa setuju sekali, papa juga menginginkan cucu dari Ara. Bagus papa setuju iya kan ma?" ucap Rasdyan

Disisi lain seseorang yang duduk di sofa single sambil memegang laptop melirik ekspresi yang ditunjukan oleh sang papa. Dialah Fery.

"Apa Ara siap?" tanya Ana lagi, ia merasa ragu saat tak sengaja ia menangkap ekspresi yang ditunjukan Ara.

"Ini juga Ara yang minta kok ma" ucap Atayad,

" hah minta? kapan mintanya? ah pria ini sangat pintar bersandiwara untuk menarik perhat…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Siti Ashari

Siti Ashari

bagus sich,,, lnjutkn,,

2020-10-04

1

hana

hana

kakak author...
masih sibuk kah ...
menanti Up mu thor😝😒

2020-09-21

0

Moms Rafi-alhusaini 🌺

Moms Rafi-alhusaini 🌺

semangat kak lanjutt....

2020-09-19

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!