Sejak adzan subuh tadi sebenarnya Ara sudah bangun, namun karena dinginnya udara pagi itu membuat Ara enggan untuk beranjak dati kamarnya.
Setelah matahari manampakan sinarnya dan menghangatkan penduduk Bumi, barulah Ara menggeliat dari selimut yang membungkusnya sejak selesai kewajiban subuhnya tadi.
"Santai saja lagi pula aku kan tinggal menghangatkan masakan kemarin malam. Jadi aman hari ini tidak lagi sarapan diluar" ucap Ara sambil melangkahkan kaki ke kamar mandi.
Setelah menghabiskan waktu kurang lebih satu jam setengah untuk mandi dan merias diri, tepat pukul 06:45 Ara keluar dari kamarnya dengan keadaan segar dan wangi.
Dengan langkah kaki lincah dan bibir yang sedang asyik bersenandung Ara menuruni satu persatu anak tangga. Tujuan utamanya saat ini adalah dapur. Ya ia hendak menghangatkan sisa masakannya semalam.
Begitu Ara tiba didapur matanya langsung terbelalak saat melihat wadah yang ia gunakan untuk menyimpan masakannya sudah berada di washtafel dalam keadaan kosong. Merasa tidak yakin ia pun segera membuka lemari penyimpanan makanan. Dan ternyata benar makanannya sudah tidak ada.
"Tidak ada?" ucap Ara dengan wajah paniknya.
Bersamaan dengan itu Atayad pun memasuki dapur hendak membuat kopi untuk dirinya. Ara langsung menatap Atayad dengan tatapan tajamnya. "Kau yang memakan makanan ku?" tanya Ara dengan cepat.
Atayad melirik washtafel, "Oh itu punya mu?" tanya Atayad sambil menyiapkan gelas untuk kopinya.
"Aku bertanya berati butuh jawaban, bukan pertanyaan kembali" ucap Ara kesal, nada bicara nya pun semakin tidak ramah.
"Iya memang aku yang memakannya, rasanya biasa saja tidak aya istimewanya. Terpaksa saja aku makan karena malam sudah larut. Tidak mungkinkan aku keluar cari makan, nanti dikira tetangga istrinya tidak bisa masak. Bersyukurlah punya suami baik seperti ku" ucap Atayad
Ara mendengus, ingin rasanya ia memaki pria yang sedang ada dihadapannya saat ini. Benar dugaan Ara semalam, meskipun Atayad memakan masakannya bahkan sampai tak tersis…
Bersama Mu Aku Menemukan Cinta
Episode dua puluh enam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
udah kata2nya pedes, muna pulak kamu Tay 😤
2023-04-18
0
Imam Sutoto Suro
seruuuu lanjut thor
2022-08-20
0
Yani Herma
klo bikin cerita jngn setngh2 dong
....bikin penasaran aja
2020-10-16
1