Lastri mengambil air untuk mengompres kening Dewina ,Kemal mencari pertolongan seorang bidan di kampungnya dan mengantar ke rumah Lastri . Bidan bernama Ayu memeriksa Dewina yang terlihat sangat pucat terkejut .
Setelah memeriksa Bidan Ayu duduk bersama Lastri dan Kemal . "Maaf jika saya lancang bertanya , Apakah Dewina mempunyai penyakit bawaan dari lahir misalkan sering kejang-kejang ?" tanya Bidan Ayu .
Lastri mengingat beberapa kejadian yang di alami Dewina namun ia tidak mau memberitahu pada Bidan Ayu . "Tidak punya kok ,bu Dewina itu anaknya sebenarnya kuat tapi saya tidak tahu kalau dia bisa sampai pingsan di jalan ," jawab Lastri jujur . Bidan Ayu merasa aneh dengan kondisi Dewina suhu badan normal tapi cuma wajahnya saja yang terlihat pucat tubuh lainnya biasa saja .
"Baiklah kalau begitu saya kasih resepnya di minum setelah makan ya bu , jika masih belum ada reaksi dari obat lebih baik bawa ke puskesmas terdekat ," pesan Bidan Ayu . "Baik ,Bu Ayu ," balas Lastri mengambil resep dari Bidan Ayu ."Kalau begitu saya pamit pulang ," sahut Bidan Ayu meninggalkan rumah Lastri begitu juga dengan Kemal pamit pulang .
"Terimakasih Pak Kemal ," ucap Lastri ."Sama-sama ,Lastri besok kalau perlu bantuan panggil saya ," balas Kemal kemudian meninggalkan rumah Lastri .
Lastri masuk kamar Dewina dengan perasaan tidak enak , ia melihat sekeliling kamar Dewina yang terlihat sangat bersih dan rapih namun terkesan horor sampai bergidik . Ersa melihat Lastri ikut merasa sedih dengan kondisi Dewina saat ini padahal ia sangat membutuhkan bantuan Dewina malah sekarang sakit .
Sosok tinggi besar berdiri di pojok kamar Dewina sambil mengeluarkan air liur serta matanya yang hitam melihat Dewina seperti kelaparan namun ia tidak bisa berbuat apa-apa karena tubuh Dewina di beri jimat oleh Lastri sehingga Ersa pun tidak bisa memasuki tubuhnya .
Sial ucap seseorang yang berada di dalam rumahnya dengan sangat marah . Santi adalah orang yang memiliki rasa benci terhadap Dewina karena Dewin…
Sisi Lain Dewina
Ketujuh Siuman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments