Dalam perjalanan pulang Dewina bingung mencari kendaraan menuju desanya , seorang pria paruh baya melihat kondisi Dewina merasa penasaran mencoba bertanya ."Mbak mau kemana ?" Pria itu dengan hati-hati melihat pakaian yang dikenakan Dewina sangat kotor dan ada sobekan .
Dewina menatap pria itu dengan tak suka mengalihkan pandangan ke arah lain . "Saya butuh tumpangan ke desa Sendayu , dimana ada kendaraan ke sana ?" tanya Dewina tidak mau basa basi . Pria itu terkejut mendengar Dewina menyebut nama desa tersebut .
"Bukannya saya tidak mau antar soalnya banyak berita beredar kalau desa itu desa meramat banyak kejadian mistis di desa itu , saya takut ke sana ,maaf ya mbak ," pria itu langsung pergi sambil menoleh ke belakang melihat Dewina dengan perasaan takut .
Dewina berjalan sampai terminal karena merasa capek ia duduk di trotoar seperti orang hilang .Beberapa orang melihat ada yang merasa kasihan , ada yang tidak suka ,ada yang memberi uang di letakkan di tangan Dewina begitu saja .
Dewina terkejut ketika ada orang memberi uang recehan mengernyitkan dahi lalu memanggil orang yang memberi uang tersebut . "Permisi ,,, maaf mbak saya bukan pengemis lebih baik uang mbak berikan kepada orang yang benar-benar membutuhkan ," Dewina meletakkan uang di tangan orang tersebut lalu berjalan mencari kendaraan yang menuju desanya .
Seorang sopir bis mendekati Dewina melihat dari atas sampai bawah merasa heran . "Mbak ini siapa , dari mana dan mau kemana ?" tanya pria dengan handuk di leher . "Saya butuh tumpangan ke desa Sendayu ," jawabnya singkat tanpa melihat pria itu .
Pria sopir bis terkejut mendengar nama desa yang di sebutkan Dewina . "Maaf ya mbak , kalau butuh tumpangan mending mbak naik angkutan umum atau gojek biar cepat sampai ," jelas pria dengan perasaan takut .
"Katakan saja yang mana kendaraan menuju ke sana tidak usah banyak omong ,"gertak Dewina kesal . Pria tersebut memanggil temannya dengan bergetar karena takut , seseorang berjaket jins mendekat ke arah…
Sisi Lain Dewina
Keduapuluh Dua Menjadi Pusat Perhatian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments