Dewina terbangun ketika mendengar suara orang sedang mengobrol , ia keluar kamar mencari suara ternyata berasal dari tetangga di luar tapi ia merasa curiga membuka pintu utama .
"Siapa kalian ?" Dewina penasaran dengan keempat orang dalam keadaan terikat . Ketiga orang itu nampak bingung dengan keadaan mereka yang terikat dan mereka baru sadar dari tidur .
"Kenapa kita bisa terikat , siapa yang menangkap kita semalam ?" tanya orang berkaos hitam . " Mana ku tahu kan kita satu sama ," jawab orang berkaos biru .
“Apakah di rumah ini ada tuyulnya ,“ sambung orang berkaos loreng .
'Kalian pencuri ya ?" Dewina melihat wajah ketiga orang tersebut sambil mengambil barang-barang yang ada di dekat mereka .
"Ini kan milik ibu , "gumam Dewina berjalan masuk ke rumah menuju kamar ibunya .
Lastri sedang mencari barang berharga terkejut Dewina ada di dekatnya . “Kamu sengaja membuat ibu jantungan ya , “ Lastri dengan kesal kemudian keluar kamar .
"Ini milik ibu kan !“ kata Dewina . Lastri meraih barang di tangan Dewina .“Benar sekali , kamu menemukan dimana ?" tanya Lastri penasaran ,
“Di depan rumah , semalam ada pencuri di rumah kita ,“ jawab Dewina . “Apa pencuri , bagaimana bisa semua jendela dan pintu sudah di kunci kok ,“ Lastri berjalan keluar kamar menuju teras rumah .
"Mereka malingnya ," Lastri memukul ke tiga orang dengan menggunakan sebuah kayu panjang yang ia ambil dari dapur .
“Ampun nenek tua , ampunilah kami , kami sudah terikat dan tidak bisa melarikan diri , jangan pukul kami , nenek tua ," teriak pencuri memohon .
“Salah kalian kenapa mencuri , siapa yang menyuruh kalian , katakan !' bentak Lastri merasa geram dengan pencuri tersebut , ia memukul sampai luka dan lebam .
“Sudah Bu, nanti ibu bakal kena hukuman atas main hakim sendiri, nanti ada yang membawa mereka ke kantor polisi," Dewina menenangkan ibunya .
"Ibu hanya memberi pelajaran pada mereka biar kapok , makanya kerja biar punya harta banyak bukan mencuri bikin dosa ," Lastri dengan marah .
“Iya…
Sisi Lain Dewina
Keenam Puluh Penangkapan Pencuri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments