Dewina dengan sabar mendengar penjelasan dari makhluk kecil bernama Alam , Ia memberi nama itu karena ia tahu siapa Alam sebenarnya . Dewina tidak merasa takut ataupun risih melihat wajahnya yang buruk justru ia merasa kagum akan ciptaan sang maha kuasa maha pemberi kehidupan .
"'Kalau begitu aku harus pergi hari sudah menjelang siang , nanti akan ada seorang dukun yang akan kemari untuk mengobati lukamu dan Lana ," Alam langsung menghilang bersama dengan Surya bangun mencari istrinya .
Dewina terkejut ketika Alam menghilang dan Suaminya memanggil . "Kamu kenapa berdiri di situ ?" Surya penasaran pada istrinya menatap wajah lekat .
"Aku tadi terbangun ingin pipis ," Dewina berbohong dan segera pergi membersihkan diri dan menyiapkan sarapan buat semua orang penghuni rumah .
Lastri sudah berkutat di dapur dengan aroma harum masakan ." Kenapa ibu tidak menungguku paling enggak kan bangunin gitu ,“ rengek Dewina melihat ibunya sibuk seorang diri .
"Sudah biasa dari dulu juga begini ,kamu saja yang malas bangun ,“ Lastri dengan bercanda . "Iya deh enggak kayak kak Deliana yang paling rajin dan paling pintar ,“ Sewot Dewina sambil membuat makanan untuknya .
"Tidak boleh marah ,justru kakakmu memberi contoh pada adiknya agar tidak bermalas-malasan, apalagi sekarang sudah punya suami dan anak harus semakin rajin ,“ Lastri menyelesaikan tugasnya dan membereskan alat masak lalu di cuci .
Dewina kembali ke kamar , ternyata suami dan anaknya sudah bangun keduanya sedang berbicara dan bercanda , anaknya terlihat sangat senang tertawa sesekali memanyunkan bibirnya membuat huruf o .
Dewina mendekati mereka dan duduk di tepi tempat tidur . "Anak ibu sudah bangun ya , lekas mandi yuk biar badan segar dan harum , ayah juga mandi ya biar harum juga seperti dedek bayi ,“ Dewina berbicara dengan suar kecil mirip anak kecil .
Surya tertawa mendengar istrinya dengan suara kecil ." Kamu itu cocok kalau jadi pengisi suara kartun ,“ celetuk Surya berjalan masuk ke kamar mandi .
Setelah rapi…
Sisi Lain Dewina
Kelima Puluh Lima Di Luar Kuasa Manusia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments