Aji dengan senyum manis melihat Deliana kemudian menarik Deliana yang terpaku karena terkejut menurut saja ketika Aji menarik lalu mendudukkan Deliana dipangkuannya .
"Jangan melamun nanti kesambet ," Aji mencolek hidung Deliana . Deliana tersadar dari keterkejutannya berusaha melepaskan diri karena ia berada di dalam ruangan Direktur merasa tidak sopan .
"Mau kemana sayang ?" tanya Aji memeluk Deliana agar tidak pergi . "Aji , ini tidak baik nanti ada orang masuk gimana aku tidak mau mereka berprasangka yang bukan-bukan tentang kita ," jawab Deliana menatap Aji dari jarak dekat .
"Biarkan saja lambat laun mereka akan tahu hubungan kita ngapain bersembunyi terus ,lebih baik kita segera menikah gimana apa kamu setuju ," jelas Aji melihat wajah Deliana dengan serius .
"Apa kamu yakin mau menikah denganku yang kampungan dan sederhana ?“ tanya Deliana menguji Aji . "Aku menyukaimu bukan karena keadaanmu atau kehidupanmu tapi aku menyukaimu dari sini dan itu aku melihatmu dari sini bukan dari arah lain ,“ jelas Aji menunjuk tempat hati .
Deliana memeluk Aji sambil menangis haru . "Terimakasih sekali lagi terimakasih kamu sudah begitu sabar menghadapi sikapku dan menerimaku apa adanya diriku ," kata Deliana melepaskan pelukannya dan menghapus airmata .
Aji menangkup wajah Deliana kemudian mencium seluruh wajah Deliana berakhir berciuman bibir untuk pertama kalinya sejak menjalin hubungan dua tahun lebih .
"Ehem ... ,“ seseorang berdiri di belakang pintu menutup mata . Aji dan Deliana terkejut melepaskan ciumannya sementara Deliana turun dari pangkuan Aji berjalan ke luar dari ruang direktur .
Asisten Aji bernama Haikal berdiri di belakang pintu tersenyum malu melihat bosnya sedang berciuman berniat menggoda ,
"Sepertinya sebentar lagi bakal ada lamaran nih ,“ Haikal berjalan kemudian duduk di kursi depan meja direktur ,
"Doakan saja .., Ada apa kemari ?" Aji melihat Haikal dengan serius . “ Sepertinya Maura tidak akan tinggal diam mengejarmu sampai ke selokan sekalipu…
Sisi Lain Dewina
Ketiga Puluh Tiga Kepergok Di Ruangan Direktur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments