Cinta adalah milik setiap makhluk hidup ciptaan Tuhan. Cinta yang kita berikan kepada sesama makhluk lain disebut mencintai. Dan cinta yang kita dapatkan dari sesama disebut dicintai.
Baru saja Rara merasakan indahnya mencintai dan dicintai serta diratukan oleh seorang lelaki, kini rasa indah itu harus berganti dengan kebingungan yang menjadi-jadi. Hari ini, sesuai dengan perintah Sagara, ia harus mengembalikan cincin pengikat lamaran yang diberikan Tama.
Hatinya hancur karena impian untuk berumah tangga itu hilang seketika. Belum lagi kebingungan untuk mengatakan kepada Tama tentang alasan dia tidak jadi menerima lamaran lelaki tampan tersebut. Dibenci, dicaci dan dicap sebagai perempuan PHP pasti sebentar lagi akan melekat pada dirinya. Rara bingung bukan kepalang, tapi demi keselamatan Raja dan lelaki yang dicintainya, ia rela menanggung itu semua. Mungkin setelah hari ini, ia akan benar-benar menutup diri dari yang namanya lelaki, kecuali Sagara.
Rara membuka pintu kamar rawat inap adiknya. Ia melihat Raja tengah fokus menonton televisi. "Ja, udah sarapan belum?" katanya sambil meletakkan buah-buahan dan beberapa kantong kresek belanjaan lainnya yang dibawanya ke atas nakas. Itu semua Sagara yang membelikannya.
Raja menoleh dan menggeleng pelan. "Antara belum dan udah." Jawaban Raja membuat Rara bingung.
"Maksudnya?" Rara mengernyitkan dahi.
"Tadi suster udah nganterin makanan ke aku, tapi aku cuma makan dua suap, makanannya nggak enak," keluh Raja menjelaskan. Barulah Rara mengerti dengan perkataan adiknya tadi. "Kak, gimana kerjaannya sama Kak Saga, lancar?" Tak sengaja Rara melongo mendengar pertanyaan dari adiknya.
"Kerjaan dengan Saga?" Rara membatin dalam kebingungan.
"Kata Mas Edwin yang nemenin aku tadi malam, Kakak bantuin Kak Saga di salon kecantikan punya almarhumah mamanya. Makanya semalam Kakak nggak bisa nemenin aku." Raja pun menjelaskan dengan mata yang masih fokus pada layar televisi.
"Aha, iya, Ja. Alhamdulillah lancar!" Rara tersenyum kecut…
Dendam Gila Sagara
Chapter 18
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments