Chapter 19

Bagai disambar petir di siang bolong. Tama tersentak di tempatnya. Mata melotot dengan mulut yang sedikit terbuka. Pandangannya kosong menatap wajah Rara yang ada di depan matanya.

"Maaf." Rara bangkit setelah mengucapkan kata tersebut, namun tangan Tama berhasil meraih pergelangan tangannya.

"Kenapa Ra?" Kata tanya itu membuat sekujur tubuh Rara gemetar. Dia berusaha menormalkan detak jantungnya dan juga gemetar di tubuhnya. Keadaan yang dialaminya saat ini jauh lebih horror daripada saat jalan-jalan tengah malam di kuburan.

"Aku bukan gadis yang baik untuk Mas Tama." Kalimat itu meluncur berbarengan dengan kedatangan wanita berkerudung tadi. Rara segera menjauhkan dirinya dari Tama. Dia membungkukkan sedikit badannya lalu berpamitan. Mengabaikan tatapan menusuk dari Ibu lelaki yang sudah ia buat patah hati.

"Siapa gadis tadi Mas?!" Pertanyaan ketus itu masih dapat ia dengar. Tapi Rara tidak mempedulikannya. Ia terus melangkah, membuka pintu hingga akhirnya berlari sekencang mungkin meninggalkan area rumah sakit itu dengan hati yang hancur berkeping-keping. Bukan hanya Tama yang patah hati, tetapi dirinya juga sama.

Rara menjatuhkan tubuhnya di sebuah bangku yang berada tidak jauh dari area rumah sakit. Ia duduk dengan kepala tertunduk. Meluapkan rasa sakit dan sesak itu dengan menangis. Tanpa suara karena Rara menggigit bibir bawahnya agar tidak terdengar isakan.

"Udah nangisnya?" Rara berjengit kaget saat mendengar kalimat tanya yang entah berasal dari mana dan dari siapa. Ia mendongak dan tampaklah seorang pemuda berseragam SMA tengah duduk di sampingnya. Rara beringsut ke ujung bangku, menjauhkan diri dari pemuda tersebut. Ia trauma berdekatan dan berbicara dengan anak SMA. Takut jika mereka seperti Sagara. Awalnya baik dan selanjutnya jadi macam iblis gila.

Gadis itu bangkit berdiri tanpa mengatakan sepatah katapun pada lelaki tampan di sampingnya.

"Yah, kok malah pergi? Padahal gue pengen kenalan. Gila ... wajahnya cantik banget!" monolog anak SMA tersebut te…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

partini

partini

si Otong cuma masuk sarangnya Rara aja tuh ,,jadi yg lain ga usah ngrep

2025-06-19

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!