Masakan Liona akhir-akhir ini jauh lebih baik. Entah apa yang berubah, tapi dia tampak tak lagi terlalu gugup saat berada di dapur.
Pagi itu, ia sudah berada di dapur lebih awal, saat Harry duduk di pulau dapur dengan secangkir kopi, dan Lukas membolak-balik koran. Tidak banyak yang terjadi saat sarapan—biasanya hanya percakapan bisnis seperti biasa. Namun hari ini berbeda. Ketegangan di udara sangat terasa.
Dan semuanya karena… kue mangkuk.
Kemarin, Liona membuat brownies cokelat yang begitu gurih, lembut, dan lengket. Sehari sebelumnya, pai persiknya hampir membuat Harry menangis karena enaknya. Tapi hari ini—hari ini adalah hari cupcake. Dan cupcake adalah favorit Harry.
“Liona, kupikir kamu sebaiknya membuat cupcake pisang cokelat chip,” kata Lukas, mencoba terdengar santai, meski nada suaranya terdengar tegas. Ia bersandar di atas meja dapur dan menatap Liona dengan tatapan penuh harap. Makanan yang mengandung pisang atau cokelat chip memang favoritnya, tetapi saat keduanya digabungkan, ia menganggapnya sebagai kemenangan besar.
Liona, yang berdiri di dekat oven, mengangguk sopan. “Pisang cokelat chip, baiklah.”
“Tunggu,” seru Harry sambil membanting cangkir kopinya hingga sebagian isinya tumpah ke meja. “Liona, kalau kamu membuat cupcake, menurutku yang selai kacang lebih cocok. Cupcake mentega dengan lapisan gula khas buatanmu itu sempurna.”
Harry sudah bisa membayangkan lapisan gula lembut dengan taburan madu yang biasa ditambahkan Liona di akhir. “Kamu tahu, sesuatu yang lebih kaya rasa dan memuaskan. Pisang dan cokelat chip terlalu mudah ditebak.”
Lukas memutar matanya. “Pisang dan cokelat chip itu klasik. Dasar dari semua hidangan penutup yang lezat.”
“Dasar, ya, tapi juga membosankan. Selai kacang punya kedalaman rasa,” balas Harry.
“Membosankan,” Lukas memotong. “Semua orang juga sedang mengerjakan cupcake selai kacang sekarang.”
Makanan memang bagian penting dari hidup Harry. Tapi kalau itu dibuat oleh Liona, semuanya terasa berbeda. Ia tidak tahu kena…
Mr. Dark
Bab 27 Membaik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments