Aroma gurih menggoda menyelinap dari arah dapur. Harry, yang baru saja melewati lorong, menghentikan langkahnya. Hidungnya mengenali bau itu dengan cepat: daging babi asap. Suara dentingan panci dan desisan dari wajan semakin menarik perhatiannya. Pelan-pelan, ia mendekat, berdiri diam di balik pintu yang terbuka sedikit.
Di dalam, Liona tampak sibuk di dapur. Gerak-geriknya cekatan, penuh perhatian, seolah yang sedang ia siapkan adalah hidangan untuk seseorang yang sangat berarti. Tapi bukan Harry yang jadi pusat dunianya saat ini—melainkan Tuan Fluffy, anjing kampung yang baru beberapa hari mereka temukan terlantar di jalan.
Liona berbicara lembut pada hewan itu, seolah sedang menenangkan anak kecil. Tangannya membelai lembut bagian belakang telinga si anjing, yang merespons dengan menundukkan kepala dan mengibas-ngibaskan ekornya dengan bahagia. Wajah Liona bersinar dalam kebahagiaan sederhana itu.
Pemandangan itu menyesakkan dada Harry. Kapan terakhir kali ada seseorang yang menyentuhnya dengan kasih seperti itu? Ia mengenal keintiman dalam bentuk fisik, tetapi tidak dalam bentuk perhatian. Tidak dalam bentuk kasih sayang.
“Liona,” gumamnya pelan, nyaris tak terdengar.
Tapi ia tak mendengar. Liona malah berjongkok, nyaris menempel ke lantai, dan berbicara lebih pelan lagi pada si anjing. Harry merasa tak terlihat. Ia, yang tinggal di rumah itu, yang membayar semua tagihan, yang—suka atau tidak—menyediakan ruang aman bagi mereka, justru diabaikan oleh perempuan yang pikirannya tak pernah bisa ia kuasai sejak pertama kali datang.
Liona memotong daging asap dan meletakkannya di atas piring kecil, menyodorkannya ke lantai. Tuan Fluffy melahapnya dengan semangat. Liona tersenyum. Senyum yang hangat, tulus… dan bukan untuk Harry.
Ia berdeham.
Liona menoleh cepat. Wajahnya langsung memerah saat menyadari keberadaannya. “Oh! Maaf, aku tidak sadar kau ada di sana,” katanya sambil berdiri dan melepas celemek. “Ada yang bisa kubantu?”
Harry mengangkat dagunya sedikit, menu…
Mr. Dark
Bab 31
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments