Manusia tentunya memiliki rasa kasihan. Kondisi Ellena sangat pantas dikasihani. Namun, ia tidak bisa mengabaikan perintah.
Mau tak mau Johny membangunkan Ellena. "Ayo bangun!" ucapnya sembari menepuk-nepuk pipi Ellena.
Namun, wanita itu tidak menunjukkan tanda-tanda akan sadar. Johny semakin menepuk pipinya. "Hey bangun!" perintahnya.
Maxim yang tidak sabaran meliriknya tajam. Ia dengan kesal kembali masuk dalam mobil, menyeret tubuh lemas Ellena keluar tanpa belas kasih.
Hal itu juga membuat Ellena tersadar. "Sstt..." Mengeluh pun rasanya sulit.
Ellena hanya mendesis yang menandakan dirinya telah tersadar. Tubuhnya duduk lemas di atas tanah, dengan tangannya dicengkeram erat Maxim.
Ellena membuka mata, ia langsung tersentak melihat banyaknya orang dengan cairan darah yang ada tidak jauh darinya.
Serta suara senjata yang meledak membuatnya gemetar. "Emm ...." Ellena berusaha memberontak, ingin menjauh. Namun tarikannya sama sekali tidak berguna.
"Lepas, aku mohon, aku takut," pinta Ellena dengan suara lemah.
Maxim menyinggung senyumnya. Ia melepaskan tangan Ellena. Namun, tidak membiarkannya pergi, melainkan mengganti tempat menahan.
Ia menarik rambut Ellena memaksanya untuk berdiri, membuat Ellena mengeluh kesakitan.
"Sakit, sakit."
"ELLENA!" ucap Maxim untuk pertama kalinya menyebut nama Ellena. Namun dengan suara yang ditekan, berat dan terdengar seram.
Maxim menyeringai. "Buka matamu lebar, lihatlah dengan jelas."
Ellena menggeleng, menutup matanya dengan rapat, dengan suara serak dan lemah ia berucap. "Tidak aku takut," ucapnya sembari menangis.
"Oh kau tidak boleh takut. Ini adalah resiko yang harus kamu terima, dengan bersama Felix si bajingan itu," ucapnya terus menarik rambut Ellena memaksanya untuk melihat pertempuran itu.
Ellena menggeleng. "Aku bukan istrinya!" jeritnya sekuat tenaga yang membuat Maxim kesal.
Maxim langsung melayangkan tamparan di kepala Ellena. "Beraninya kau berteriak!" bentaknya.
Detik kemudian suara yang terdengar jelas dengan m…
Pengantin Bayangan Jadi Tawanan
Bab 11
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments