Bab 19

Ellena duduk di lantai balkon, memandang gedung-gedung tinggi di depan. Hari-hari yang pahit berhasil dilalui dengan cemas dan penuh ketakutan.

"Kenapa? Aku baik-baik saja di sini. Aku diberi makan, dan tidak dipukul. Tapi, kenapa rasanya aku lebih cemas berada di sini di banding tempat Maxim. Tapi, mengingat Maxim saja, sudah membuatku gemetar," batin Ellena.

Wanita itu mengigit bibirnya sendiri, berharap bisa menenangkan diri. Bayang-bayang orang yang tewas dalam perang waktu itu tak bisa dilupakan, membuatnya terus merasakan takut.

Matanya yang terpejam erat, membuatnya tidak menyadari di seberang gedung, tepat di depannya, Maxim memperhatikannya dengan senyum seringaian.

Pria itu mengeluarkan pistol dari saku jaket yang dikenakan. Ia mengangkatnya mengarahkan ke arah Ellena. Tanpa ragu ia menarik pelatuk pistolnya.

Dor ....

Ellena seketika membulatkan mata, tubuhnya menegang merasakan hembusan kencang peluru yang berada di dekat kepalanya.

Saat itu juga ia melihat Maxim seberang gedung di depannya. Perlahan ia menoleh ke arah samping, melihat retakan kaca di sebelahnya.

Peluru itu tidak mengenainya, namun membuatnya merasa berhenti bernafas.

"Ada apa?" Felix datang dengan cepat. Ia melihat Ellena yang syok, dan retakan kaca di sebelahnya.

Ia lalu mengangkat pandangannya mencari posisi pelaku. Dalam hitungan detik, ia melihat Maxim melambaikan tangan dengan senyum tenang dan angkuh.

"Masuk!" Perintah Felix segera menarik tangan Ellena untuk masuk.

Sementara Maxim tetap diam setelah sapaan ringan itu, memandang dengan penuh arti.

"Apa itu tadi meleset?" tanya Liam yang berdiri tak jauh dari Maxim.

Maxim menaikkan sebelah alisnya. "Meleset, sejak kapan aku meleset, apalagi pada benda yang tidak bergerak," sahutnya yang mengartikan ia memang sengaja tidak mengenai Ellena.

Ia hanya ingin memberikan sapaan sebagai tanda kedatangannya.

Ia memperhatikan Felix yang juga memberinya tatapan peringatan, tanpa membalas perbuatannya tadi.

"Felix Willson, kau bajingan kejam…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!