"Eh, itu orangnya!" sahut Axel membuat Maxim langsung menoleh, dan melihat Haven yang sesuai di foto, tengah ditarik oleh seorang pria.
Maxim diam memperhatikan. Ia tidak mendengar apa yang dikatakan pria yang memerahi Haven itu. Tapi, tampak Haven acuh tak acuh.
Haven mengabaikan, dan masuk begitu saja dalam rumah.
"Kita pergi sekarang?" tanya Axel.
"Tunggu dulu, perhatikan sekitar, bisa saja ada orang-orang Felix yang mengawasi," ucapnya.
Axel mengangguk kecil, ia melihat sekitar perumahan itu. Tak ada tanda-tanda kendaraan, yang jalan atau berhenti di sekitar sana, selain mobil mereka. Orang-orang yang berlalu lalang pun tampak cukup santai.
"Bagaimana jika aku saja yang keluar? Aku rasa kalaupun ada orang dari Felix mereka tidak mengenaliku," sahut Axel menawarkan.
"Kau yakin? Kau tau bagaimana membawanya tanpa menimbulkan curiga?"
"Tenang saja," sahut Axel santai.
Pria itu melepaskan jasnya, menyisahkan kaos hitam polos, tak lupa mengganti celananya, dengan memakai celana pendek selutut. Sehingga penampilannya tampak lebih santai.
Tanpa basa-basi, ia lalu keluar dari mobil. Maxim hanya diam memperhatikan, mempercayakan segalanya pada kakak iparnya itu.
Axel dengan santai menghampiri rumah Haven. Ia ramah mengetuk pintu, meski mendengar bagaimana keributan di dalam sana.
"Permisi!" seru Axel.
Tidak lama pintu di buka oleh seorang wanita. "Ya cari siapa?" tanya seorang wanita menatap Axel dari atas ke bawah.
"Maaf Nyonya. Apa benar ini rumah Haven Jason Jill?" tanya Axel sembari tersenyum manis.
Wanita itu langsung bersedekap dada, dengan menampakkan wajah yang cukup sinis. "Ada apa? Saya ibunya? Kau siapa?"
"Saya teman Haven Nyonya. Apa Haven-nya ada?" tanya Axel tetap seramah mungkin.
Wanita itu memutar bola matanya malas. "Sebentar saya panggilkan anak nakal itu!" dengkusnya, menutup kembali pintu membiarkan Axel tetap di luar.
Axel hanya diam memandang pintu yang sudah tertutup rapat itu, dengan benaknya yang berucap. "Dia ibunya? Hm, aku juga belum perna…
Pengantin Bayangan Jadi Tawanan
Bab 35
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments