Setelah bercerita cukup panjang. Ellena akhirnya bisa tertidur lelap, dengan tangan Maxim yang terus mengusap perutnya.
Sehingga Maxim, ikut membaringkan tubuhnya di samping Ellena.
Jemari Maxim mengusap lembut wajah Ellena. Wajah yang semakin hari ikut membesar seiring bertambahnya usia kandungannya.
"Rose, Kamu dulu sangat suka anak kecil. Tapi aku malah menghancurkan hidup anak kecil ini. Kamu tidak marah kan?" batin Maxim memandang Ellena dengan rasa bersalah, dan air matanya juga berurai karena perasaan bersalah pada istrinya yang telah meninggal.
Akan memiliki anak dengan wanita lain, di saat mereka sangat memperjuangkan seorang anak hadir diantara mereka membuat batin Maxim tersiksa dengan rasa bersalah.
"Sayang, di atas sana, jika kamu melihatku seperti ini, jangan marah ya, percayalah, kamu masih bertahta di hatiku," batin Maxim dengan tangannya masih mengusap wajah Ellena.
"Sedangkan dia ada posisinya sendiri," batin Maxim mengulum senyum lembut.
Maxim bergerak lebih dekat, hingga tak ada jarak antara dirinya dan Ellena. Ia memeluk Ellena sembari mengusap lembut perutnya.
"Terima kasih tetap bertahan, dan teruslah bertahan," batin Maxim ikut memejamkan mata.
Tidak butuh waktu lama ia terlelap, bersama Ellena.
Waktu yang memang sudah menunjukkan pergantian hari, membuat pagi hari terasa datang sangat cepat.
Haven yang sudah bangun sejak tadi. Hingga jam 8 sang kakak belum keluar kamar, membuatnya menegok kakaknya.
"Kakak! Kakak!" seru Haven terus mengetuk pintu, namun tidak ada sahutan.
Maxim menekan handle pintu. Sesuai dugaan pintunya tidak dikunci, membuatnya mendorong perlahan pintu itu agar tak berbunyi.
Perlahan pandangannya mengarah ke arah kasur, dan matanya membulat melihat Maxim tengah memeluk Ellena.
"Wah, wah apa artinya aku kecolongan?" gumam Haven mengepalkan tangannya, dengan mata menyorot tajam, mengingat bagaimana cerita kakaknya yang disiksa Maxim.
Meski ceritanya diperhalus kakaknya, tapi ia bisa melihat luka di mata kakaknya, membuat ama…
Pengantin Bayangan Jadi Tawanan
Bab 49
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments