25

Felix menepuk pundak Haven, sembari memperlihatkan senyum manisnya.

Tanpa mengatakan apapun, ia mendorong pelan tubuh Haven ke samping, lalu menghampiri Ellena.

Wanita itu diam, tidak lagi mudur, sorot matanya pun tajam tanpa ada ketakutan lagi. Bagi Felix itu disayangkan, karena tatapan takut orang-orang adalah kesenangan baginya.

Felix menatap Ellena dengan dingin. Perlahan tangannya menyentuh pinggang Ellena, lalu menariknya merapat ke tubuhnya.

Ia menunduk dekat telinga Ellena dan berbisik. "Adikmu adalah orang luar, dia tidak boleh tau kau bukan istriku. Kalau dia tau, balasannya adalah .... Mati!"

Felix menekan kata mati untuk menegaskan pada Ellena, dan itu berhasil membuat tubuh Ellena menegang.

Felix menyinggung senyumnya, perlahan menjauhkan tubuh dari Ellena. "Ternyata benar-benar kelemahannya," batinnya.

Felix cukup tidak menyangka saja. Hingga di titik ini setelah rasa sakit dilaluinya, Ellena masih bisa patuh.

Ellena menghela nafas kasar. "Jangan membuat adikku khawatir, ayo makan," pinta Ellena merasa menyambut dan mengajak Haven makan, akan membuat pria itu lebih tenang nantinya.

Felix mengulum senyum, "Hm, baiklah." Ia lalu menatap pada Haven yang memandangnya tajam dan kening berkerut tak suka.

"Adik ipar, kakakmu sudah lapar, ayo makan siang," ajaknya dengan begitu lembut, membuat siapapun yang melihat pasti itu memang ketulusan.

Tangan Ellena mengepal, melirik sekilas pada Felix. "Dasar manusia kejam, selain hobi membunuh, sepertinya kau juga suka bersandiwara," batinnya menggerutu.

Ellena kemudian menghampiri Haven, menggenggam lengan adiknya itu. Haven yang lebih tinggi membuat Ellena sedikit mendongak. "Jangan membuatnya marah, perhatikan bicaramu, aku tidak bisa sepenuhnya melindungi mu!" sahutnya dengan tegas, berharap Haven tidak cari masalah.

"Tapi, kak ...."

"Haven!" Ellena membulatkan matanya dengan tajam, membuat Haven mengatup rapat mulutnya.

Jika bola mata itu sudah melebar, jelas ia tidak berani melawan lagi.

**

Kini mereka sud…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!