Bab 12

Tidak beda jauh dengan Felix. Maxim yang mendapatkan luka tembak di pundaknya, tengah ditangani dokter untuk mendapatkan pertolongan pertama.

"Bagaimana, apa mereka mundur?" tanya Maxim.

"Saat ini iya, tapi masih ada yang menjaga di perbatasan. Artinya ini hanya mundur sebentar," jawab Liam memberikan informasi.

Maxim mengangguk pelan. Dengan begini ia tetap bersiap. Ia harus tetap kuat mempertahankan wilayahnya juga Ellena.

Maxim melirik Ellena yang berada di sudut tenda dengan tubuh pucat dan gemetar, membuatnya merasakan kepuasan.

"Bagaimana dengan pasukan kita? Sisa berapa yang siap maju, berapa yang terluka parah, dan berapa yang meninggal, demi mempertahankan DIA!" ucap Maxim sepenuhnya bertanya, dan juga menekan kata dia yang tertuju pada Ellena.

Ellena yang paham sontak menoleh padanya dengan sorot mata yang ketakutan, membuat Maxim membalasnya dengan seringaian mematikan.

Liam menatap Maxim dan Ellena bergantian. Menggelengkan kepala pelan, merasa cukup gemas dengan keduanya. Ia lalu menjawab. "Sisa satu kelompok pasukan. Tapi, tenang saja, perbatasan Selatan siap mengirim beberapa pasukannya. Soal yang terluka dan tidak bisa masuk medan perang lagi ada tiga puluh orang lebih, sedangkan yang meninggal tujuh puluh orang, jujur pasukan kita sepertinya dua kali lipat lebih banyak yang meninggal, dibanding pihak lawan."

Informasi terakhir itu membuat Maxim berdecih, karena artinya ia berada kalah. Ia menatap tajam Liam, meski jelas bukan kesalahannya.

Ia kembali menatap Ellena dengan tajam. "Felix sepertinya kau sangat ingin menyelamatkannya. Kau menyiapkan banyak pasukan kali ini," batinnya.

Maxim tiba-tiba bangkit tanpa pengobatan yang selesai. "Eh, Tuan belum selesai!" seru sang dokter, namun tidak digubris.

Maxim berjalan ke arah Ellena. Ellena yang menyadari itu, menoleh menatapnya dengan takut. Segera bangkit dari duduknya, sembari berjalan mundur dengan kaki lemasnya.

"Karenamu tujuh puluh orangku mati!" ucap Maxim penuh penekanan.

Ellena menggeleng, tu…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!