Ellena menangis dengan tubuh meringkuk di dalam tempat itu.
"Aku takut, aku takut," gumamnya dengan suara lirih.
Sejak tadi tubuhnya terus merasa merinding. Di tambah tempat itu yang cukup dingin, membuat suasana semakin mencekam.
Berbagai hal menyeramkan bermunculan dalam benaknya, membuatnya semakin takut.
"Maxim, kenapa kamu jahat sekali? Kenapa aku dikurung di tempat begini?" gumamnya melihat sekitar.
Tempat itu memang terang, cahaya lampu di mana-mana, namun suasana horor tetap terasa.
Suara deritan pintu membuatnya menajamkan indra dengarnya. Ia yang menutupi wajah, perlahan mengangkatnya dan melihat sekitar tempat itu.
"Siapa yang datang? Itu manusia kan?" gumamnya.
Ellena menunggu, dengan perasaan tegang, dan benaknya yang mengomel. "Awas saja kau Maxim. Jika adikku sudah sampai. Aku pasti akan menghajarmu nanti," batinnya entah ia benar-benar akan melakukan atau tidak.
Langkah itu semakin mendekat. Ellena semakin was-was. Hingga akhirnya muncul dua sosok yang dikenalinya, menampakkan diri.
"Hay," sapa Johny ekspresi datar, namun terdengar cukup ramah.
"Ini makanan untukmu," timpal Liam yang tengah mendorong troli yang penuh dengan beberapa makanan.
Bola mata Ellena melebar, melihat beberapa jenis makanan itu.
Apa benar itu untuknya?
Ia ragu, mengingat sebelumnya. Sesuap roti saja sangat sulit di dapatkan di rumah itu.
Johny membuka pintunya dan membiarkan Liam mendorong masuk makanannya.
"Ini untukku?" tanya Ellena mengerjapkan matanya cepat.
Ia perlahan bangkit dari duduknya, menatap hidangan di depannya dengan rasa lapar yang membuncah.
Rasa lapar yang juga membuatnya lupa dengan rasa takutnya.
"Hm, dan tenang saja, ini Maxim yang menyuruh," sahut Johny bersedekap dada.
Ellena mengulum senyum. Ia segera mengambil kursi kayu yang ada di tempat itu, menariknya ke arah troli.
Tanpa basa-basi, wanita itu memulai mengambil sup hangat dan menikmatinya, di susul memakan jagung rebus dan makanan lainnya.
Johny dan Liam saling menatap selama beberapa detik, lalu m…
Pengantin Bayangan Jadi Tawanan
Bab 34
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments