Setelah mendapatkan panggilan telepon dari Istrinya, Gilang menjadi semakin kalap. Bukan... Bukan kalap segera pergi, tapi dia justru semakin memacu tubuh Zemi dengan gerakan kasar.
"Ouuhhh... Sshhh... Gilang kamu gila!" Teriak Zemi ketika rasa nikmat itu berubah menjadi rasa sakit.
"Diamlah Zemi, aku harus segera keluar." Ucap Gilang semakin menggila.
"Aaahhhh..." Desahan panjang mengakhiri sesi per cintaan yang kesekian kalinya.
CUP
"Terima kasih, sayang kamu sangat nikmat. Tapi, maaf untuk beberapa waktu ke depan aku akan sangat jarang menemui kamu. Aku harus pura-pura menjadi suami baik di depan Anye, karena dia akan memberikan jabatannya usai melahirkan." Gilang memberi penjelasan.
"Apa maksudmu Gilang? Kamu akan meninggalkanku? Aku sedang hamil Gilang, aku butuh perhatian dari kamu." Ucap Zemi seolah tidak terima.
"Aku tahu, dan hanya anak dari rahim kamu lah yang akan aku anggap sebagai anakku. Tidak dengan anak dalam kandungan Anye, tapi aku butuh pengorbanan supaya hidup kita berakhir bahagia."
"Bersabarlah sebentar, kamu boleh mengatur rencana pernikahan kita mulai sekarang. Tapi kita menikah tidak di kota ini. Pilihlah satu tempat yang jauh dari jangkauan Anye. Aku tidak mau hari bahagia kita terganggu karena mungkin Anye akan datang untuk mengacaukan pesta."
CUP
Sekali lagi, Gilang mencium bibir tebal kekasih gelapnya itu.
Usai mandi dan memakai pakaian yang tersedia di apartemen Zemi, Gilang langsung berlari mencari taxi.
Sementara itu, Zemi mengerang marah.
"Kenapa harus ada Anye di antara kita, harusnya sejak awal kamu menikah denganku Gilang. Andai aku tidak dipaksa menikahi mantan suamiku yang bodoh itu." Gumam Zemi, masih dengan tubuh polosnya.
"Sebaiknya, aku segera mandi. Lalu pergi ke mall untuk mencari pernak pernik pernikahan. Aku juga harus pergi ke butik, aku ingin pernikahan keduaku ini berlangsung mewah. Karena inilah pernikahan impianku. Ahh... Gilang, kamu membuatku gila. Hanya kamu yang benar-benar bisa memuaskan hasratku, bahkan tidak…
Kau Selingkuh, Ku Nikahi Suami Kakakmu
Gilang Kalang Kabut
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
Al Fatih
Tuh gimana rasanya trio manusia berhati setan... malu sampe 7 turunan
2025-11-13
0
Ranny
giliran mo bayar ga bisa karena kartu ATM so di blokir emang enak ya 😄😄😄
2025-10-28
0
Mbak Katri
hri ini gilang, ibu'y dn kk'y akan kena malu bsr, belanja tp tdk bs byr
2025-10-25
0