"Apa yang kamu lakukan?" Teriak Mama Ambar ketika Gavin menyerangnya. Mereka berdua berebut sebuah pistol.
Dor
Tembakan terdengar lagi, tapi tidak mengenai siapa pun. Arrayan dan Anye tetap tidak terbangun, karena mereka sudah menghirup obat tidur yang tadi disemprotkan Gina.
Sementara Rizal ingin membekuk Gina yang membawa sebuah suntikan aneh.
"Jangan halangi aku, Arrayan dan Anye harus mati." Teriak Gina.
Rizal tidak mau mendengar, fokusnya hanya ingin mengambil suntikan itu. Tapi tangan Gina mencengkeram kuat. Jarum yang sudah dibuka itu terlihat runcing dan sangat berbahaya. Entah apa isi di dalamnya, yang jelas Rizal tidak ingin ada korban karena keserakahan Ibunya.
Sleeehhh...
Jleebbb...
Jarum suntik itu menancap di tangan Gina sendiri. Hening, semua orang mendadak diam. Tidak lama kemudian, Gina jatuh tersungkur dengan tubuh kejang-kejang.
"Gina..." Teriak Mama Ambar histeris.
"Kurang ajar, kamu membunuh Gina."
Mama Ambar marah, dia ingin melesatkan satu tembakan ke arah Rizal tapi Gavin berhasil menggagalkannya.
Dor...
Bruukkk...
Pistol itu terlempar, karena Gavin melemparkan sebuah buku tebal yang dia ambil dari atas meja dekat pintu kamar.
"Mas Rizal, ambil ponsel Mas Ray telepon Mas Vano sekarang." Ucap Gavin yang sedang memegang erat kedua tangan Mama Ambar.
"Lepas...sialan." Umpat Mama Ambar tapi tidak ada yang peduli.
Dug
Bruukkk...
Karena tidak ingin mendengar umpatan lagi, Rizal memukul tengkuk Mama Ambar hingga pingsan.
"Apa Mas Vano tidak mengangkat?"
"Sepertinya dia tidur, lagian ini sudah malam. Sebenarnya siapa mereka?"
"Mantan istri Mas Ray dan mantan Ibu mertuanya." Ucap Gavin.
"Tapi, kenapa mas Penghulu ada di rumah ini?" Tanya Gavin.
"Ceritanya panjang, besok pagi saja akan aku jelaskan." Ucap Rizal.
"Lalu bagaimana dengan kedua orang ini? Aku takut Mas, mereka juga tidak mungkin datang berdua. Pasti ada yang menunggu dan berjaga di lantai bawah." Ucap Gavih mulai merasakan kecemasan berlebih.
"Kamu tenangkan diri, jangan panik atau takut."…
Kau Selingkuh, Ku Nikahi Suami Kakakmu
Belajar Dari Pengalaman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
Eka suci
siapa tuh yg bertanya di akhir 🤔 otor ini makin pinter buat penasaran dan Vano kamu bilang gimana kalau penjahat beneran jadi menurut mu duo Kunti itu penjahat kW 🤭
2025-09-08
0
Allea
salah author nih nyiptain tokoh kok pelukan mulu jadi bodoh kan /Proud//Grin//Facepalm/
2025-09-08
1
niktut ugis
kenapa author tidak melarang mereka agar jangan memulangkan para bodyguard sich, ih author juga nech rasanya pengen cubit pipi author aja 🤭
2025-12-02
0