Di sebuah negara yang terkenal sangat maju di benua Eropa, Anyelir dan Gavin sekarang tinggal. Sudah satu pekan mereka menjadi warga negara lain secara resmi.
"Gavin... Tolong bantu Mbak bersihkan ikan, hari ini kita buat ikan bakar ya." Ucap Anye.
"Biar aku saja yang masak, Mbak Anye duduk saja." Jawabnya.
"Oh ya dek, kamu kapan mau daftar kuliah?" Tanya Anye.
"Mungkin hari Senin besok Mbak, lalu kalau aku pergi Mbak dengan siapa di rumah?" Gavin sangat khawatir dengan kesehatan Anye. Perut kakaknya itu memang semakin besar, tapi tubuhnya justru kurus. Tulang pipi terlihat tirus dan mata Anye juga nampak cekung.
Jelas wanita itu banyak pikiran. Mungkin tubuhnya ada di sini, tapi hati dan pikirannya tetap tertinggal di negara tempat kelahirannya.
"Jangan pikirkan Mbak, pikirkan saja masa depanmu." Ucap Anye terenyuh. Mereka berdua yatim piatu, yang dipertemukan dalam keadaan yang buruk.
"Baiklah, asalkan Mbak diam saja di rumah selama aku pergi."
Hari yang ditunggu oleh Gavin pun tiba, remaja itu terlihat semangat sekali saat memasuki universitas yang sejak dulu menjadi impiannya. Dulu Gavin hanya bisa berangan, tapi kini semua asanya terwujud. Gavin masuk universitas elit tanpa menggunakan beasiswa seperti yang dulu dia terapkan jika ingin sekolah di tempat milik orang kaya.
Sungguh ada banyak syukur yang tak terucap, tapi Gavin tak pernah lupa jika semua ini adalah anugerah dari Tuhan untuknya. Bertemu kakak kandung dan keluar dari lingkaran neraka adalah keberuntungan.
Meskipun Gavin masuk kuliah dengan jalur reguler, tapi dia tetap Gavin yang selalu hidup sederhana. Gavin jauh dari kata sombong.
"Mbak Anye, aku pergi dulu. Ingat Mbak jangan pergi sendirian. Mbak harus jaga kesehatan dan juga keponakanku supaya dia lahir sehat. Tinggal sebentar lagi kan?" Ucap Gavin seraya mengelus lembut perut kakaknya yang semakin hari semakin terlihat besar dan kencang.
"Iya iya... Sudah sana pergi. Jangan macam-macam di sana."
"Aku mana pernah macam-macam, satu macam saja aku…
Kau Selingkuh, Ku Nikahi Suami Kakakmu
Hidup Yang Baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
Eka suci
si zemi mah udah kadung rusak ngga bisa diperbaiki 😏 aku malah penasaran nasib anye🤔
2025-09-12
1
Yuliati Soemarlina
kapan bahagia yg diceritakan hanya kebodohan...kecelakaan n sex...
2025-10-12
0
Ning Suswati
nah zemi ketemu lawan yg seimbang dlm segala bidang, daripada cuma merusak rumah tangga orang lain, sekalian aja terjun bebas 🤭
2026-05-16
0