Suara ketukan pantofel Baskara bergema di koridor marmer gedung pengadilan yang mulai sepi. Ia tidak melepaskan rangkulannya pada pinggang Arini, seolah jika ia melonggarkannya barang satu milimeter, dunia akan menelan istrinya.
"Bas, pelan-pelan saja. Aku sedikit pusing karena aroma kemenyan yang mendadak muncul tadi," ucap Arini sambil menyandarkan kepalanya di bahu Baskara.
Baskara menghentikan langkah. Ia menatap Arini dengan tatapan yang sangat dalam, penuh kekhawatiran yang ia coba tutupi dengan wajah datarnya. "Kemenyan? Di dalam ruang sidang yang ber-AC? Itu pasti kiriman. Kita harus segera keluar dari sini."
"Rin, bener kata Mas Jaksa!" Mika tiba-tiba muncul di depan mereka, terbang mundur mengikuti langkah mereka. "Aroma itu asalnya dari perempuan ular itu. Dia berdiri di dekat pintu keluar parkiran. Dia nggak sendirian, ada 'sesuatu' yang nempel di punggungnya."
Baru saja mereka sampai di lobi pintu belakang, sosok Siska sudah berdiri di sana. Ia tidak lagi tampak seperti sosialita kelas atas. Wajahnya kuyu, matanya merah, dan ia menggenggam sebuah tas tangan kecil dengan sangat erat.
"Berhenti!" teriak Siska. suaranya melengking, memantul di dinding lorong yang sunyi.
Baskara menarik Arini ke belakang punggungnya. Tatapannya berubah menjadi sangat tajam, seolah ia siap menghancurkan Siska hanya dengan pandangan mata. "Nyonya Siska, saya sarankan Anda pulang dan siapkan pengacara terbaik. Waktu Anda untuk bebas sudah hampir habis."
Siska tertawa hambar, suaranya terdengar pecah. "Hukum? Kamu pikir aku takut dengan hukummu, Baskara? Kamu sudah menghancurkan hidupku! Kamu memenjarakan Mbah Suro, kamu mengungkap kasus Darmawan... dan sekarang kamu mau menyeret Ayahmu sendiri?"
"Keadilan tidak mengenal nama keluarga, Siska," balas Baskara dingin. "Apa yang Anda lakukan pada istri pertama Pak Darmawan dan bagaimana Anda mencoba menculik istri saya semalam... itu sudah lebih dari cukup untuk membuat Anda membusuk di penjara."
Siska melangkah maju, wajahnya mend…
Diagnosis: Ghost!
BAB 18: Ujung Tanduk Sang Pelakor
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 101 Episodes
Comments
umie chaby_ba
mika .. 🤣🤣🤣🤣
2026-04-12
1