Di sebuah griya tawang (penthouse) mewah yang menghadap langsung ke arah cakrawala Jakarta, denting es batu dalam gelas kristal terdengar begitu nyaring di tengah kesunyian. Seorang pria dengan setelan jas slim-fit berwarna abu-abu arang berdiri menatap kerlip lampu kota. Ia adalah Nathaniel Widodo—pria dengan sorot mata sedingin es yang baru saja menginjakkan kakinya kembali di tanah air setelah dua tahun "mengasingkan diri" di Singapura.
"Jadi, Baskara Adhitama benar-benar menjadi pahlawan nasional sekarang?" suara Nathan terdengar rendah, namun penuh dengan nada sinis yang tajam.
Di belakangnya, seorang asisten pribadi meletakkan tablet digital di atas meja marmer. "Betul, Tuan Nathan. Kasus korupsi di Jakarta dan rekayasa pembunuhan di Cirebon baru saja dimenangkannya. Popularitas Jaksa Baskara sedang berada di puncaknya."
Nathan tertawa kecil, sebuah tawa yang tidak sampai ke matanya. Ia meneguk wiskinya, lalu memutar kursi kerjanya yang mewah. Di layar tablet itu, terpampang foto Baskara yang sedang merangkul Arini di depan kantor kejaksaan.
"Pahlawan... betapa membosankannya," desis Nathan. Ia mengusap layar tablet itu, tepat di wajah Arini. "Ternyata kecelakaan hebat dua tahun lalu itu tidak cukup membuat Baskara sadar. Dia pikir dia bisa hidup tenang setelah merampas segalanya dariku? Dia pikir dengan menikahi Arini, dia sudah menang?"
Nathan berdiri, berjalan menuju dinding kaca. "Arini... dia terlihat jauh lebih menarik sekarang. Dan kudengar, dia punya 'mata' yang bisa melihat apa yang tidak bisa dilihat orang biasa? Penglihatan yang menakjubkan... itu akan sangat berguna untuk ambisiku."
"Tuan, apakah kita akan mulai bergerak untuk kasus Broto?" tanya asistennya hati-hati.
"Broto itu sampah, tidak perlu ditolong," sahut Nathan dingin. "Tapi aku akan menggunakan sisa-sisa kekuasaan Broto untuk memancing Baskara keluar. Aku ingin melihat sejauh mana 'Singa Kejaksaan' itu bisa bertahan saat ia menyadari bahwa musuh yang sesungguhnya bukanlah korupt…
Diagnosis: Ghost!
BAB 67: Kembalinya Sang Arsitek Dendam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 101 Episodes
Comments