" teman " guman elira
Aku masih memegang bahu elira
elira menundukkan kepalanya
Dan ada sedikit getaran yang ku rasakan
setelah beberapa saat elira bergumam kata lain
" DA "
DA?
" Dasar mesum !!"
elira meninjuku di bagian dagu sampai aku terlempar
" buhhh!! "
" kamu!! Tau diri kamu sedang tidak pakai pakaian saat ini ! jangan terlalu dekat!! " teriak elira
" Ughh " aku merintih
" hah!! " elirapun duduk di batang pohon dekat api unggun
" teman k.." elira sepertinya mengguman sesuatu tapi aku tidak jelas mendengarnya karna aku kesakitan
" dengar, yang aku katakan tadi adalah kebenaran, kalau kamu memang benar dari dunia lain atau apalah kamu harus tau bahwa hal seperti itu sangat biasa disini " katanya tegas
Aku bangkit dan melirik ke elira ingin menjawabnya
" egh, tapi tetap saja bukanya aneh kalau membunuh orang lain itu kejahatan.."
" tidak bagi yang terinfeksi " potong elira
!!
" terinfeksi merupakan sebuah ancaman di seluruh dunia, apalagi yang sudah hilang kendali pilihan yang mereka miliki hanyalah mati atau tersiksa " kata elira
saat aku mendengarnya ada kesedihan di matanya seakan dia pernah melihat kejadian seperti itu di matanya
" jadi Raka jangan terlalu lembut pada terinfeksi sepertiku, kalau kamu melihatku atau terinfeksi yang lain mulai menyakiti orang lain, cobalah melarikan diri dan panggil bantuan " kata elira sambil menatapku tajam
kenapa
Kenapa aku tidak bisa menolak kata katanya
Tatapan yang diberikan elira seakan memohon padaku, yang membuatku susah untuk menolak
Aku tidak suka ini tapi..
"A-akan ku lakukan " jawabku
elira yang menatapku secara perlahan tersenyum " terimakasih "
" tapi dengan satu kondisi " lanjutku
Elira nampak bingung
" Kalau ada sesuatu yang bisa aku lakukan untuk menyelamatkanmu atau orang terinfeksi yang lain akan aku selamatkan " tatapku
wajah elira membeku mendengarnya dan berubah menjadi jengkel
" kau bodoh mana bisa orang terinfeksi saat hilang kendali bisa diselamatkan " katanya kesal
" tentu saja tidak sekarang kau…
Malantara
dunia yang luas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments