Pertama peluk-peluk canggung dulu ya Arvin. Nanti kalau sudah ada lampu hijau baru yang lainnya.
Leher Arvin kena gesekan kepala Vira yang mencari kehangatan bikin jantungnya berdetak lebih cepat.
Ditambah lagi tangan Vira merangkul guling hidup - tubuh Arvin.
Arvin yang berusaha menenangkan diri semakin tak tenang ketika kaki Vira yang bergeser mencari posisi yang nyaman. Adik kecil terbangun nih.
Vira tanpa sadar bikin Arvin semakin tegang, resah dan gelisah ketika pipinya mengusap pelan ke ceruk leher Arvin.
Sabar ya Vin, di tunggu saja saatnya nanti juga akan sampai
2026-08-27
0
anonim
Hujan deras udara diluar pasti dingin. Di dalam kamar Vira pun merasa dingin sekali.
Vira membutuhkan kehangatan. Menggeser tubuhnya sedikit demi sedikit ke tubuh Arvin.
Arvin yang belum benar-benar tidur, membuka mata. Deg-degan dia.
Vira tambah menggeser hingga bahunya bersentuhan dengan lengan Arvin. Bergumam - dingin. Kode keras nih minta dipeluk Arvin.
Arvin belum berani main peluk. Hanya menarik selimut untuk menutupi bahu Vira.
Arvin laki-laki lugu, jadi gagap bicaranya ketika Vira minta padanya untuk lebih dekat biar lebih hangat.
2026-08-27
0
anonim
Ngga ada yang aneh di wajah Arvin. Tapi jawaban Vira atas pertanyaannya bikin Arvin terkejut.
Arvin jadi salah tingkah menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal wkwkwk.
Arvin lucu juga ya. Kalimat-kalimat yang terucap bikin Vira senang. Merasa bersyukur atas keputusan yang telah diambil. Memilih Arvin yang baik hatinya untuk menjadi suaminya. Dan ternyata Arvin juga lebih tampan dari Daril.
Comments
anonim
Pertama peluk-peluk canggung dulu ya Arvin. Nanti kalau sudah ada lampu hijau baru yang lainnya.
Leher Arvin kena gesekan kepala Vira yang mencari kehangatan bikin jantungnya berdetak lebih cepat.
Ditambah lagi tangan Vira merangkul guling hidup - tubuh Arvin.
Arvin yang berusaha menenangkan diri semakin tak tenang ketika kaki Vira yang bergeser mencari posisi yang nyaman. Adik kecil terbangun nih.
Vira tanpa sadar bikin Arvin semakin tegang, resah dan gelisah ketika pipinya mengusap pelan ke ceruk leher Arvin.
Sabar ya Vin, di tunggu saja saatnya nanti juga akan sampai
2026-08-27
0
anonim
Hujan deras udara diluar pasti dingin. Di dalam kamar Vira pun merasa dingin sekali.
Vira membutuhkan kehangatan. Menggeser tubuhnya sedikit demi sedikit ke tubuh Arvin.
Arvin yang belum benar-benar tidur, membuka mata. Deg-degan dia.
Vira tambah menggeser hingga bahunya bersentuhan dengan lengan Arvin. Bergumam - dingin. Kode keras nih minta dipeluk Arvin.
Arvin belum berani main peluk. Hanya menarik selimut untuk menutupi bahu Vira.
Arvin laki-laki lugu, jadi gagap bicaranya ketika Vira minta padanya untuk lebih dekat biar lebih hangat.
2026-08-27
0
anonim
Ngga ada yang aneh di wajah Arvin. Tapi jawaban Vira atas pertanyaannya bikin Arvin terkejut.
Arvin jadi salah tingkah menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal wkwkwk.
Arvin lucu juga ya. Kalimat-kalimat yang terucap bikin Vira senang. Merasa bersyukur atas keputusan yang telah diambil. Memilih Arvin yang baik hatinya untuk menjadi suaminya. Dan ternyata Arvin juga lebih tampan dari Daril.
2026-08-27
0