Bab 014
Jebakan Halus
Untuk pertama kalinya sejak mereka pacaran, naluri Kevin dan ketakutan Sekar menunjuk ke arah yang sama.
Sayangnya, Adrian terlalu pandai bersikap wajar.
Keesokan harinya, ia tidak mendekati Sekar secara berlebihan. Ia hanya muncul di tempat yang memang seharusnya ia datangi. Di depan ruang guru untuk menyerahkan daftar tutor. Di papan pengumuman untuk menempel jadwal revisi. Di grup WhatsApp panitia untuk mengirim file latihan.
Semua rapi.
Semua masuk akal.
Justru karena itu, sulit mengatakan ia sedang mengganggu.
Pukul sepuluh pagi, ponsel Sekar bergetar di bawah meja.
Grup Tutor Sebaya
Adrian: Teman-teman, jadwal Rabu sore dipindah ke ruang multimedia. Sekar, kamu bisa bantu cek soal matematika bagian akhir? Katanya kamu paling kuat di situ.
Beberapa detik kemudian, nama-nama lain mulai membalas.
Bisa.
Siap.
Kak Sekar memang jago.
Sekar menatap layar dengan dahi berkerut. Kata-kata Adrian terdengar seperti pujian biasa, tetapi cara ia menandai namanya di grup membuat semua orang melihatnya.
Yola, yang duduk di sebelahnya, melirik. "Dia mention lo terus."
"Aku tahu."
"Mau gue jawab?"
"Jangan."
Sekar mengetik singkat.
Sekar: Aku cek kalau jadwalnya sudah final. Tolong kirim file ke grup saja.
Adrian membalas hampir langsung.
Adrian: Baik. Terima kasih, Sekar. Kamu selalu bisa diandalkan.
Yola menatap layar, lalu wajah Sekar. "Aku nggak suka."
"Aku juga."
Saat makan siang, Kevin membaca pesan itu dari ponsel Sekar.
Ia tidak mengambil ponselnya. Sekar yang menyerahkan, karena ia tidak ingin ada rahasia yang bisa dipelintir orang lain.
Kevin membaca dalam diam. Bryan ikut mencondongkan kepala, tetapi Kevin mendorong wajahnya menjauh dengan satu tangan.
"Menurut lo?" tanya Sekar.
"Dia cari perhatian."
"Tapi semua katanya benar."
"Orang bisa pakai kata benar buat tujuan yang salah."
Bryan mengangguk serius. "Tumben kalimat lo panjang dan masuk akal."
Kevin menatapnya.
Bryan langsung meneguk es teh.
Sore itu, Sekar tetap datang ke ruang multimedia,…
Jatuh Dalam Bara
Episode 14
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 107 Episodes
Comments